Senin, 5 Maret 2018 17:45

Diskominfoarpus Kota Cimahi Minta Warga Bijak Gunakan Medsos

Reporter : Fery Bangkit 
 Acara 'Forum SKPD pada Diskominfoarpus Kota Cimahi' yang digelar di Hotel Endah Parahyangan, Senin (5/3/2018).
Acara 'Forum SKPD pada Diskominfoarpus Kota Cimahi' yang digelar di Hotel Endah Parahyangan, Senin (5/3/2018). [Limawaktu]

Limawaktu.id - Dinas Komunikasi Informasi Kearsipan dan Perpustakaan (Diskominfoarpus) Kota Cimahi menghimbau warga Cimahi lebih bijak dalam menyampaikan informasi lewat media sosial (medsos).

Himbauan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfoarpus Kota Cimahi, Mochammad Ronny disela-sela acara 'Forum SKPD pada Diskominfoarpus Kota Cimahi' di Hotel Endah Parahyangan, Senin (5/3/2018).

"Bagi masyarakat, berhati-hatilah terhadap terhadap penyampaian berita yang tidak benar," imbuh Ronny.
Selain itu, pihaknya juga meminta masyarakat agar tidak terlalu mudah percaya dengan berita-berita hoaks atau informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Pihaknya, lanjut Ronny, memiliki tugas untuk meluruskan bila ada informasi yang membuat gaduh masyarakat atau hoaks. Tugas tersebut diemban Bidang Informasi, Komunikasi Publik dan Statistik (IKPS).
"Paling tidak pada medsos yang dikelola oleh IKP kalau ada isu negatif itu harus mencari kebenarannya, apakah berita itu benar atau tidak," kata Ronny.

"Ketika ada informasi isu yang muncul tidak benar, maka IKP pada media yang dikelola menyampaikan untuk meng-counter bahwa beritanya itu tidak benar," tambahnya.

Selain itu, Ronny juga menyoroti cyber crime. Menurutnya, kejahatan via dunia maya sangat membahayakan. Hal tersebut beberapa kali sempat dialami oleh pihaknya.

Dimana, jaringan yang dikelola Bidang Penyelenggaraan E-Government dan Persandian diretas oleh pihak yang peretas tidak bertanggungjawab.

"Cyber crime itu luar biasa, terutama pada pengelolaan elektronik goverment yang kita punya. Celahnya luar biasa dari mana saja. Bisa dari HP, bisa internet bisa," katanya.

Untungnya, permasalahan tersebut bisa ditanggungulangi oleh pihaknya, sehingga tidak sampai mengganggu pelayanan, terutama yang berhubungan dengan koneksi internet.

"Kita coba eliminir supaya tidak merembet ke yang lain," tandasnya.