Ketua Komisi III DPRD KOta Cimahi M Nofip memberikan keterangan pers usai melakukan sidak pembangunan infrastrukitur RSUD Cibabat.
Ketua Komisi III DPRD KOta Cimahi M Nofip memberikan keterangan pers usai melakukan sidak pembangunan infrastrukitur RSUD Cibabat. [Limawaktu.id/Bubun Munawar]
News

Disidak Komisi III DPRD Pembangunan Fisik RSUD Cibabat Baru 50 Persen

Limawaktu.id, Kota Cimahi -  Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melakukan kunjungan lapangan (Sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau sejauh mana realisasi anggaran fisik yang telah dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur di rumah sakit tersebut.

Ketua Komisi III DPRD KOta Cimahi Mohammad Nofip menyebutkan, Berdasarkan hasil pemantauan langsung di lapangan, progres pengerjaan fisik di RSUD Cibabat secara keseluruhan diperkirakan baru menyentuh angka 50 persen, sementara sisanya masih dalam tahap penyelesaian.

Dalam peninjauan tersebut, Komisi III melaporkan bahwa beberapa proyek pembangunan fisik telah berhasil diselesaikan dengan baik.  Di antaranya adalah penyelesaian dua unit ruang pelayanan VIP/VVIP di Gedung D.

“Saat ini, kedua ruangan tersebut tinggal menunggu proses peresmian serta pengisian fasilitas interior pendukung seperti tempat tidur pasien dan kelengkapan medis lainnya yang akan segera direalisasikan  Proyek rehabilitasi ruang VIP ini ditargetkan menyasar total empat ruangan pada tahun anggaran ini, di mana dua ruangan sisanya akan dikerjakan menyusul,” sebut Nofip, Kamis, 27 Agutus 2026.

Menurut Nofip, Selain ruang perawatan VIP, perbaikan fasilitas sanitasi berupa toilet di Gedung C Lantai 1 juga telah rampung.  Fasilitas toilet ini kini telah dirancang agar ramah bagi penyandang disabilitas serta memiliki kualitas kelayakan yang sangat baik.

“Pihak Komisi III juga mengapresiasi pembangunan area penunjang di bagian depan rumah sakit, seperti kanopi di area pengambilan darah . Pembangunan fasilitas luar ini dinilai telah berjalan sesuai dengan rencana kerja dan anggaran yang telah ditetapkan sebelumnya,” katanya.

Meskipun beberapa fasilitas dalam ruangan telah rampung, penataan area luar rumah sakit khususnya bagian taman depan masih menjadi perhatian serius .  Komisi III sempat melayangkan kritik terkait rencana penebangan pohon di area depan.

 Guna menjaga nilai estetika sekaligus memastikan fungsionalitas, diputuskan bahwa pohon-pohon di area depan tidak ditebang secara keseluruhan, melainkan hanya dipangkas agar tidak terlalu tinggi.  Pemangkasan ini bertujuan agar fasad atau tampak depan RSUD Cibabat dapat terlihat lebih jelas oleh masyarakat dari jalan raya.

“Hingga saat sidak berlangsung, pengerjaan taman depan memang belum dimulai. Namun, proyek penataan estetika luar ini dijadwalkan akan segera dikerjakan paling lambat pada bulan September mendatang,” pungkasnya.

Baca Lainnya