Rabu, 15 Agustus 2018 13:33

Dishub Kota Cimahi Minta Orang Tua Larang Anaknya Bawa Kendaraan ke Sekolah

Reporter : Fery Bangkit 
'Sosialisasi Penyuluhan Ketertiban Lalu Lintas Dan Angkutan Tingkat Pengajar Se-Kota Cimahi Tahun 2018' Di Aula Gedung B Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah, Rabu (15/8/2018). [Fery Bangkit / Limawaktu]
'Sosialisasi Penyuluhan Ketertiban Lalu Lintas Dan Angkutan Tingkat Pengajar Se-Kota Cimahi Tahun 2018' Di Aula Gedung B Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah, Rabu (15/8/2018). [Fery Bangkit / Limawaktu] [Limawaktu]

Limawaktu.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi meminta para orang tua siswa agar tak membiarkan anaknya membawa Kendaraan ke sekolah.

Selain tidak memenuhi syarat berkendara karena belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), secara psikologis siswa atau pelajar belum cukup siap untuk berkendara yang dikhawatirkan menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dishub Kota Cimahi, Endang mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Cimahi terkait larangan pelajar membawa kendaraan ke sekolah.

"Kita sudah koordinasi dengan Disdik untuk menginformasikan lebih lanjut kepada para orang tua murid agar mereka (pelajar) tidak membawa kendaraan ke sekolah," imbuh Endang saat ditemui usai sosialisasi kepada guru SMP di Aula Gedung B Pemkot Cimahi, Jln. Hardjakusumah, Rabu (15/8/2018).

Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Perhubungan Kota Cimahi selama tahun 2017, jumlah pelanggaran lalu lintas mencapai 8.000 kasus. Kecelakaan lalu lintasnya mencapai 450 kasus, dengan 55 orang meninggal dunia.

Untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas terhadap pelajar, lanjut Endang, pihaknya juga kerap melakukan berbagai antisipasi. Di antaranya dengan sosialisasi terhadap guru dan pelajar langsung.

Selain itu, pihaknya juga sudah memberikan simulasi cara berkendara yang aman atau safety ridding kepada siswa. Dalam safety ridding itu, siswa diberikan pengetahuan bagaimana cara berkendara yang aman.

"Kita informasikan mulai dari persiapan, kelengkapan kendaraan dan sebagainya. Kemudian cara mengemudinya apakah sudah betul atau belum bagaimana dia mematuhi rambu di jalan. Itu kita sampaikan kepada para pelajar," pungkasnya.

Baca Lainnya