Rabu, 17 Oktober 2018 14:49

Dipimpin Ajay, PMI Kota Cimahi Diminta Sensitif Terhadap Potensi Bencana

Reporter : Fery Bangkit 
Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna didaulat menjadi nakhoda PMI Kota Cimahi oleh Adang Rochjana di Aula Gedung A Pemerintah Kota Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Rabu (17/10/2018). 
Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna didaulat menjadi nakhoda PMI Kota Cimahi oleh Adang Rochjana di Aula Gedung A Pemerintah Kota Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Rabu (17/10/2018).  [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id, Cimahi - Seluruh Anggota Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cimahi diminta lebih peka terhadap potensi bencana di Kota Cimahi.

Hal tersebut diungkapkan Ketua PMI Provinsi Jawa Barat Irjen Pol Purn. Adang Rochjana usai melantik kepengurusan PMI Kota Cimahi periode 2018-2023 di Aula Gedung A Pemerintah Kota Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Rabu (17/10/2018). 

Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna didaulat menjadi nakhoda PMI Kota Cimahi. Bersama jajarannya, Ajay diminta untuk memperkuat jaringan hingga tingkat RT/RW.

"Saya ingatkan supaya jaringan PMI diperkuat sampai ke tingkat RT/RW. Kemudian tugasnya itu deteksi dini, terus informasi dini," imbuh Adang.

Diharapkannya, dengan koordinasi yang kuat dengan Badan Penangguulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi, PMI mampu membuktikan dedikasinya untuk kegiatan maupun bantuan sosial.

"Diharapkan BPBD sebagai ujung tombak di-backup sama kita bisa segera melaksanakan action," ujarnya.

Selain itu, Adang juga berharap, dibawah kepemimpinan dan struktur baru ini, kinerja PMI Kota Cimahi dapat lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna menyatakan siap membuat jaringan hingga tingkat RT/RW. Tujuannya, untuk menanamkan sejuta kebaikan yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. 

"Kami sudah bertekad, PMI di Kota Cimahi dapat dirasakan kebedarannya oleh masyarakat Kota Cimahi," tutur Ajay.

Dalam praktiknya, lanjut Ajay, PMI Kota Cimahi lebih menyasar pada tindakan preemtif, dengan dimulai terhadap anak usia dini, anak Sekolah Dasar (SD) serta anak Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Itu yang akan kita lakukan sosialisasi pelatihan, penanganan pertama manakala ada sesuatu yang tidak diinginkan," katanya.

Perihal anggaran untuk kegiatan PMI Kota Cimahi, pihaknya akan segera mengusulkanna kepada Pemerintah Kota Cimahi. Sebab, anggaran itu sangat dibutuhkan untuk pelayanan PMI terhadap masyarakat. 

 

Baca Lainnya