Jumat, 10 Januari 2020 17:48

Dinsos Cimahi Siap Berikan Pendampingan Terhadap Gadis MN, Siapakan Dia?

Reporter : Fery Bangkit 
Lokasi Penemuan Diduga Mayat Bayi Yang Membusuk
Lokasi Penemuan Diduga Mayat Bayi Yang Membusuk [Fery Bangkit]

Limawaktu.id - Gadis MN (15), akan diberikan pendampingan khusus oleh Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosP2KBP3A) Kota Cimahi.

Gadis MN merupakan ibu dari bayi perempuan yang dibuangnya di Kampung Leuweung Gede RT 7/11 Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Bayi tak bernyawa itu merupakan hasil hubungan gelap dengan kekasihnya yang juga berinisial MN (15), yang juga siswa SMP.

"Intinya kita merasa prihatin dengan adanya kasus tersebut. Yang harus dipikirkan kan sekarang sikologisnya," kata Sekretaris DinsosP2KBP3A, Fitriani Manan saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Jumat (10/1/2020).

Fitriani menegaskan, pihaknya akan memberikan pendampingan terhadap gadis MN. Namun dalam hal ini, kata dia, tentunya butuh sinergitas antarpihak terkait. Hal pertama yang akan dilakukan adalah melakukan pendekatan terhadap yang bersangkutan.

Fitriani menjelaskan, sebetulnya untuk usia seperti MN yang masih berusia 15 tahun secara kesehatan dan psikologi belum matang untuk hamil dan melahirkan.

"Hamil dan melahirkan pada usia tersebut berbahaya karena organ reproduksinya belum matang. Secara psikologi juga belum siap memiliki anak karena ya masih anak-anak," jelasnya.

Untuk pencegahan agar hal serupa tidak terjadi lagi, lanjut dia, pendidikan seks sejak dini harus diberikan sebagai sumber pengetahuan yang benar. Selain itu, kata Fitriani, peran peran orang tua sangat penting untuk menghindarkan anaknya dari pergaulan bebas.

"Jangan sampai mereka salah arah, tidak bisa berkomunikasi dengan orangtua, hingga akhirnya melakukan perbuatan negatif," pungkasnya.

Kepala Bidang Sosial DinsosP2KBP3A Kota Cimahi Agustus Fajar menambahkan, pihaknya akan menerjunkan Pekerja Sosial (Peksos) untuk memberikan pendampingan terhadap gadis MN. Pendampingan yang diberikan terkait aspek psikososial dan akses kesehatannya.

"Termasuk dalam kaitan dengan kasus hukumnya kalau diminta untuk bantuan pendampingan. Ada pengacara negara di kejaksaan," katanya.

Baca Lainnya