Kamis, 8 Maret 2018 14:55

Dinkes Cimahi Ingatkan Warga Terkait Konsumsi Air Artesis

Reporter : Fery Bangkit 
 Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Fitriani.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Fitriani. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Dinas Kesehatan Kota Cimahi menghimbau warga Cimahi untuk berhati-hati dalam menggunakan air yang bersumber dari artesis. Pasalnya, air yang bersumber dari permukaan bawah tanah sangat mungkin tercemar.

Hal tersebut berkaca dari cakupan jamban sehat di Kota Cimahi yang baru mencapai 70%. Artinya, 30% sisanya membuang limbah domestik ke selokan atau sungai.

"Tentu saja akan mencemari permukaan tanah, akhirnya E-Coli (Escherichia Coli) tinggi," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Fitriani Manan saat dihubungi via telepon, Kamis (8/3/2018).

Jika air dari permukaan tanah yang mengandung bakteri E-Coli itu dikonsumsi, maka penyakit seperti diare akan mudah merongrong kesehatan.

Diare yang dialami oleh orang yang terinfeksi bakteri E coli akan menyebabkan tubuh lemah, karena mengalami dehidrasi berat. Dehidrasi ini bisa membahayakan, jika penderita tak mendapatkan cairan tubuh pengganti, misalnya dari minum banyak air secara kontinue.
"Syarat air minum itu harus yang berkualitas, artinya memenuhi syarat secara fisik, kimia maupun bakteriologi," tegasnya.