Selasa, 26 Maret 2019 19:31

Dikepung Sesar Lembang, Cimahi Belum Miliki Jalur Evakuasi

Reporter : Fery Bangkit 
Sesar Lembang.
Sesar Lembang. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Kota Cimahi menjadi salah satu wilayah yang terancam dampak sesar Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Potensi gempanya mencapai 6,5-7 skala richter (SR).

Meski begitu, ternyata sejumlah tempat seperti Kantor Pemerintahan Kota Cimahi, bangunan sekolah, dan objek vital lain di belum memiliki jalur dan marka arahan evakuasi bencana. Padahal jalur serta marka pengarah evakuasi sangat penting untuk meminimalisir segala potensi jatuhnya korban ketika terjadi bencana.

"Memang diakui kalau di Pemkot tidak ada jalur evakuasinya. Mungkin ada kekurangan pada desain bangunan, padahal keberadaannya sangat penting," ujar Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Demang Hardjakusumah, Selasa (26/3/2019).

Seharusnya di Gedung Pemerintahan Kota Cimahi terdapat tangga darurat, area terbuka untuk tempat berkumpul, serta alat pemadam api ringan.

"Harus mulai dipikirkan bagaimana gedung ini aman untuk tamu dan untuk ASN yang kerja disini. Apalagi yang namanya bencana ini tidak bisa diprediksi," katanya.

Secara infrastruktur, dirinya melihat jika gedung Pemkot masih kokoh. Namun mesti ada pengecekan berkala mengenai jaringan kelistrikan agar tidak memicu kebakaran.

"Karena sudah berusia belasan tahun, mesti dicek juga jaringan kelistrikannya. Bisa tiba-tiba terjadi kebakaran kalau ada kebocoran listrik, atau ketika ada gempa bisa diperparah kebakaran," tegasnya.

Selain menyiapkan jalur evakuasi, pihaknya sudah meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi untuk melakukan simulasi kebencanaan. "Untuk ASN tentunya sangat penting, minimal dengan simulasi kebencanaan ini mereka bisa menyelamatkan diri sendiri ketika bencana terjadi," bebernya. 

Baca Lainnya