Rabu, 30 November 2022 19:22

Dikdik Minta Penyelenggaraan Tata Kelola Data Bisa Jadi Dasar Pengambilan Kebijakan

Reporter : Bubun Munawar
penandatanganan Berita Acara kesepakatan Forum Satu Data tahun 2022 sebagai bentuk komitmen seluruh Perangkat Daerah untuk mendukung Satu Data Kota Cimahi.
penandatanganan Berita Acara kesepakatan Forum Satu Data tahun 2022 sebagai bentuk komitmen seluruh Perangkat Daerah untuk mendukung Satu Data Kota Cimahi. [Humas]

Limawaktu.id,- Data yang reliabel dalam agenda perencanaan pembangunan, tidak atau mengurangi risiko timbulnya inefisiensi atau pemborosan sumber daya yang tidak tepat sasaran. Hal ini tentu bergantung pada kualitas data yang dijadikan dasar pengambilan kebijakan dan pelaksanaan program.

“Data yang berkualitas akan menghasilkan pembangunan yang berkualitas. Data dan bagaimana pengembangannya itu seperti sebuah siklus. Jadi data berkembang, menghasilkan data yang terkoreksi dan terbarukan, diaplikasikan, diperbarui lagi,” ungkap Pj Wali Kota Cimahi Dikdik S Nugrahawan, saat menghadiri Forum Satu Data  Cimahi yang dihadiri Kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi, perwakilan dari kabupaten/kota area Bandung Raya, para pejabat/staf yang menangani urusan data perangkat daerah pada hari Rabu (30/11) bertempat di Hotel Holiday Inn, Pasteur, Kota Bandung.

Menurut Dikdik, dilaksanakannya forum satu data untuk memperkuat koordinasi pembina data, walidata, dan produsen data.

“Saya berharap dalam kegiatan ini  penyelenggaraan tata kelola data yang dihasilkan dapat mendukung perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pengendalian pembangunan dapat terwujud dengan baik sehingga dapat memberikan masukan yang baik dan akurat bagi perencanaan pembangunan” katanya.

Dikdik melanjutkan, pentingnya data lewat kutipan “Bad Data Bad Decision, Good Data Good Decision, No Data No Decision”.

Sementara Kepala Bappelitbangda Kota Cimahi Adet Chandra Purnama mengatakan bahwa maksud dan tujuan diadakannya Forum Satu Data ini  adalah sebagai   wadah komunikasi dan koordinasi untuk penyelenggaraan satu data, memberikan acuan pelaksanaan dan pedoman dalam rangka penyelenggaraan tata kelola data untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan ,

“Forum Satu data akan mewujudkan ketersediaan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagipakaikan sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan.

Selain itu, kata Adet, Forum Satu Data akan  mendorong keterbukaan dan transparansi data sehingga tercipta perencanaan dan perumusan kebijakan pembangunan yang berbasis pada data.

“Satu Data Indonesia adalah kebijakan tata kelola data pemerintah untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, serta bisa dipertanggungjawabkan,  untuk mendukung proses pengambilan keputusan berbasis data,” jelasnya.

Dikatakannya, . Satu Data Indonesia memiliki  empat  prinsip dasar yaitu  Satu Standar Data,  Satu Metadata Baku, Interoperabilitas Data, dan  Referensi Data.

“ Untuk mewujudkan Satu Data Indonesia tersebut, maka diperlukan adanya sebuah komitmen bersama untuk penyelenggaraan Satu Data Indonesia di Tingkat Daerah,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer