News

Dibantu Kemendikdasmen, LKP Rifa Berdayakan Anak Putus Sekolah

Limawaktu.id, Kota Cimahi – Kegiatan keterampilan dan kewirausahaan bagi  Anak Putus Sekolah (APS) menjadi salah satu program yang digulirkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang dilakukan kolaborasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Lembaga Kursus dan Pendidikan (LKP) di Seluruh Indonesia.

Di Kota Cimahi, sedikitnya ada 18 Anak Putus Sekolah yang diberikan pendidikan dan pelatihan merias pengantin oleh LKP Rifa, di Jalan Terusan Kelurahan Cimahi Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi.

“Selama dua bulan kami melatih 18 APH yang terbagi menjadi 6 kelompok untuk mendapatkan program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) dari Kemendikdasmen, hari ini merupakan terakhir kalinya mereka mendapatkan pelatihan sekaligus ujian,” terang Ketua LKP Rifa, Bunda Rubariyah, kepada awak media, Selasa, 2 Desember 2025.

Menurut  Rubariyah, Program ini membuka harapan baru bagi APS untuk bisa mandiri dan berdaya saing sekaligus menjadikan para peserta untuk mandiri dengan bekal keterampilan yang dimilikinya.

“Mereka yang ikut PKW ini mendapatkan permodalan sekaligus diberikan peralatan dari mulai baju pengantin dan peralatan lainnya, sehingga mereka memiliki usaha sekaligus mengurangi jumlah pengangguran,” katanya.

Bunda Rubariyah  menjelaskan, LKP yang dipimpinnya berdiri sejak keluarnya ijin pada 2009 dan mulai aktif pada 2012. Pada 2019 lalu LKP Rifa juga mendapatkan program dari Kementerian Pendidikan dan berhasil meluluskan salah seorang peserta bernama Puteri, yang saat ini sudah diakui oleh Kementerian Pendidikan.

“Banyak dari lulusan LKP kami yang sudah berhasil, mereka sudah memiliki rumah sendiri , dekorasi dan mandiri sebagai perias pengantin, jelasnya.

Salah seorang peserta Program PKW Syifa Nurendah mengaku senang bisa ikut serta dalam program PKW karena banyak menemukan hal baru. Bahkan dia sekarang lebih tahu bagaimana ribetnya mik up atau merias pengantin.

“Kita jadi tahu jika mik up itu seperti ini,” kata Syifa.

Syifa mengaku,  dia merupakan warga sekitar LKP Rifa yang diajak oleh salah seorang alumni untuk ikut serta dalam program PKW yang dilaksanakan LKP Rifa.

“Harapannya aku setelah lulus dari sini akan mendapatkan job dan terkenal,” harap Syifa.

Sementara itu, Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Kota Cimahi Nia mengapresiasi LKP Rifa yang mampu mendapatkan program PKW dari Kemdikdasmen. Pihaknya sangat mendukung apa yang dilakukan oleh LKP Rifa, karena jika mengandalkan anggaran dari pemerintah daerah tentunya tidak akan mampu karena keterbatasan yang ada.

“Bunda Rifa sudah banyak mencetak lulusan yang berhasil untuk mandiri dan berwiraswasta,” paparnya.

Diharapkan mereka yang ikut serta dalam program PKW ini bisa lebih mengembangkan dirinya untuk mandiri. Untuk Kota Cimahi sendiri pihaknya mengakui belum mammpu untuk memberikan program seperti ini apalagi di 2026, karena adanya efisiensi anggaran, sehingga lebih fokus pada program yang dirasakan sangat urgen.

“Kami masih melakukan pembinaan maupun kelembagaan, itu memang tetap ada,” pungkas Nia.

 

Baca Lainnya