Selasa, 26 Februari 2019 18:36

Depo Pertamina Padalarang Keluarkan Bau Menyengat, ini Reaksi Warga Sekitar

Reporter : Fery Bangkit 
ilustrasi
ilustrasi [net]

Limawaktu.id - Bau menyengat dari Bahan Bakar Minyak (BBM) yang kerap tercium siang dan malam dikeluhkan Warga Kampung Simpang RW 8, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kondisi itu membuat warga khawatir jika bau tersebut ditimbulkan karena adanya kebocoran pipa. Apalagi akibat bau menyengat yang sangat kuat membuat warga mengeluhkan pusing dan sulit tidur.

Salah seorang warga, Samsul Ma'arif menyebutkan, munculnya bau menyengat BBM ini sudah berlangsung dalam beberapa minggu. Tempat tinggalnya yang bersebelahan dengan depo Pertamina Padalarang membuat bau tersebut tercium sangat kuat. Hal ini yang membuat warga resah dan mengeluh karena udara yang tercium jadi berbau BBM.

"Lama kelamaan bau BBM yang terhirup membuat warga banyak yang mengeluh pusing dan sakit kepala. Ini harus jadi perhatian pihak Pertamina karena bau itu terus terjadi siang dan malam," kata Samsul, Selasa (26/2/2019).

Samsul meminta agar pihak Pertamina memperbaiki sistem yang ada supaya tidak mengeluarkan bau. Dirinya bahkan telah mendatangi depo Pertamina langsung pada Selasa (26/2/2019) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB untuk mencari penyebabnya. Pasalnya dirinya juga tidak bisa tidur karena udara yang tercium sangat kuat beraroma BBM sehingga membuat kepala pusing.

Penjelasan petugas Pertamina kepada dirinya saat itu adalah, aroma bau yang muncul dikarenakan sedang ada pengiriman BBM dari Cilacap. 

Dikarenakan suhu udara disekitar rendah, maka bau BBM menjadi jelas tercium. Dirinya dan warga tidak mau tahu soal alasan itu, karena sejauh ini udara di sekitar lingkungan warga sudah tercemar. Jika kondisi seperti itu terus terjadi, maka sebaiknya depo Pertamina dipindahkan. 

Menurutnya, jika bau menyengat BBM ini masih tercium maka warga berencana akan mendatangi depo Pertamina dan menanyakan langsung apa penyebabnya. Selain persoalan bau, warga juga khawatir jika ada kebocoran pipa saluran BBM yang berpotensi menimbulkan ledakan. 

Ini dikarenakan di sekitar lokasi depo merupakan permukiman padat penduduk di wilayah Padalarang sehingga harus dilakukan antisipasi dan pencegahan sedini mungkin.

"Pokoknya beresin, kalau tidak warga akan minta ke Pertamina pusat untuk menutup atau memindahkan depo Pertamina Padalarang. Toh adanya Pertamina di sini (Padalarang), warga sekitar gratis BBM, kan tidak?," tandasnya.

Baca Lainnya