Limawaktu.id, Kota Cimahi – Calon Gubernur Jawa Barat Nomor Urut 4 Dedi Mulyadi mengingatkan kepada para calon Kepala Daerah agar lebih meningkatkan lagi pelayanan publik, dengan memberikan layanan yang terbaik kepada masyaraat di daerahnya. Tak hanya itu, Dedi juga mengaku bangga dengan apa yang disampaikan oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk lebih mementingkan kebutuhan rakyat Indonesia.
Hal itu disampaikan Dedi Mulyadi saat Konsolidasi Kader Partai Gerindra sekaligus Road Show Ketua DPD Partai Gerinda Jawa Barat Amir Mahfud di Kota Cimahi, Kamis 31 Okober 2024.
“Sebagai kader Gerindra saya merasa bangga dengan Pak Prabowo, karena langkah langkah yang dilakukan pemerintah mendapat dukungan penuh dari presiden yaitu lebih mementingkan kebutuhan rakyat,” ungkap Dedi Mulyadi.
Bahkan, Presiden Prabowo meminta agar dilakukan efisiensi anggaran untuk lebih fokus meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia. Presiden juga mengingatkan agar para pejabat tidak usah memperbanyak kegiatan-kegiatan rapat,, seminar tapi gunakan uang rakyat untuk kepentingan pendidikan, makan gratis, pembangunan jalan, pembangunan rumah rakyat miskin, serta infrasturuktur yang harus terpenuhi.
Dedi menjelaskan, Prabowo juga meminta tidak lagi ada pembangunan gedung-gedung mewah, kantor-kantor mewah, rumah-rumah mewah, karena itu banyak menghabiskan uang dan anggaran.
“Tidak penting kantor Gubernur itu mewah, tidak penting ruang gubernur itu mewah, rumah dinasnya mewah itu semuanya tidak penting. Yang penting adalah Puskesmas harus mewah, sekolah-sekolah yang harus mewah,serta fasiltas publik lainnya harus mewah,” jelas Dedi.
Tak hanya menyampaikan pesan Presiden Prabowo, Dedi Mulyadi juga menyinggung kondisi pembangunan yang terjadi di kawasan perkotaan dan kabupaten yang sepertinya tidak ada perbedaan. Kondisi yang ada di Jawa Barat, ternyata diperkotaan juga fasilitasnya tidak lebih menonjol dari yang ada di kabupaten
“Di Kota itu jalannya harus halus, trotoar dan dranaise nya bagus dan bersih, pengelolaan sampahnya baik, sarana kesehatannya memadai, jaringan listriknya memadai, jaringan air bersihnya memadai, kalau saya lihat di kota dan kabupaten sama aja,” paparnya.
Padahal, menurut Dedi di kota itu anggarannya hanya di kota yang ruang lingkupnya lebih kecil dari kabupaten yang wilayahnya lebih luas dan jauh. Di Kota Wali Kotanya harus sering-sering berjalan di lingkungan warga untuk memastikan pelayanan publik dirasakan masnfaatnya oleh masyarakat.