Sabtu, 7 Oktober 2017 17:45

Dampak Longsor Ratusan Rumah Terendam Banjir

Rumah Warga di  Sidamulih Kabupaten Pangandaran Terendam Banjir
Rumah Warga di Sidamulih Kabupaten Pangandaran Terendam Banjir [lie/limawaktu]

Limawaktu.id, - Setelah terjadi longsor yang terjadi di Sangkan Bawang Kec. Sidamulih Kabupaten Pangandaran, pada Sabtu (7/10) mengakibatkan banjir, sehingga ratusan rumah terendam banjir.

Salah satu warga, Jumri mengatakan, kurang lebih 100 KK Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir yang diakibatkan tingginya curah hujan, dan air kiriman dari gunung sejak Jumat (6/10) malam.

"Kurang lebih 250 jiwa dari 100 KK yang terkena dampak, saat ini air pun sudah sedikit menyurut," kata Jumri saat diwawancara. 

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus membenarkan, longsor dan banjir terjadi pada Sabtu (7/10) sekitar pukul 00.30 WIB, yang mengakibatkan empat orang meninggal akibat terjadinya longsor tersebut.

"Material longsor tersebut menimpa satu rumah tertimbun longsoran dan air setinggi 50 Centimeter telah memasuki  ruangan  Polsek Kalipucang Polres Ciamis, sedangkan di ruas jalan depan Mapolsek ketinggian air mencapai  60 centimeter," ungkap Yusri.

Sementara itu, Kepala Basarnas Jawa Barat, S. Riyadi menghimbau kepada masyarakat, memasuki musim penghujan agar masyarakat yang tinggal di dekat tebing/ bukit tanah juga sekitaran daerah sungai lebih berhati-hati dan waspada. Karena akan ada peningkatan curah hujan yang menimbulkan naiknya intensitas debit sungai.

Selain itu, katanya, pengaruh terhadap daya serap tanah di tebing atau bukit tanah, terlebih bila bukit tersebut gundul atau tidak ada pohon sebagai pengikat sangatlah beresiko longsor.

"Bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan dapat menghubungi call center BASARNAS 115 atau fast response wilayah Jawa Barat 0227780437," pungkasnya. (lie)*