Jumat, 15 Desember 2017 11:08

Dadang Nasser Ajak Warga Hidup Bersih

Bupati Bandung berikan cenderamata kepada Kepala Desa
Bupati Bandung berikan cenderamata kepada Kepala Desa [limawaktu]

Limawaktu.id, - Masalah lingkungan sampai saat ini menjadi sumber bencana di Kabupaten Bandung. Pemerintah secara marathon terus berupaya melakukan berbagai cara untuk penanganannya. Sebagai upaya aktif dan persuasif dalam meningkatkan kualitas lingkungan, Bupati Bandung dadang M. naser, menjelaskan, berbagai strategi, yakni Sabilulungan RAKSA Desa, Mendukung Citarum Bersih Indah dan Lestari (Bestari) melalui Program Desa Berbudaya Lingkungan (Ecovillage), Program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh), Penyediaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Reduce Reuse Recycle (3R) dan Bank Sampah.

“Yang harus terus disosialisasi dan diaplikasikan, intinya adalah budaya hidup bersih. Melalui kepedulian akan lingkungan, kita bisa memberdayakan semua pihak bahkan Pemkab akan melibatkan Alokasi Dana Perimbangan Desa (ADPD) untuk menangani sampah di tingkat Desa,” ungkapnya saat memberikan arahan pada peserta Sosialisasi Kebijakan Pengelolaan Persampahan tahun 2017 di Gedung Moch. Toha Soreang, Jum’at (15/12).

Dadang pun terus mengajak agar program sadar lingkungan dipromotifkan dan diprogresifkan lagi oleh para Kepala Desa melalui Dana Desa (DD), inisiatif Badan Pengurus Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) RT/ RW hingga rumah tangga.

“Pemerintah sudah menggelorakan berbagai program. Melalui sosialisasi kebijakan ini saya harap bisa dirumuskan kebijakan aparat desa untuk pengelolaan persampahan di wilayahnya masing-masing, sehingga bisa langsung diterapkan pada masyarakat. Keuntungannya bukan untuk orang lain, tapi dari pengelolaan sampah yang benar, selain menjaga ekosistem berkelanjutan, sehat, bahkan akan bernilai ekonomis,” ungkapnya.

Dia juga berharap, kesamaan persepsi masyarakat akan penting kesadaran terhadap lingungan, akan menjadi potensi yang bisa di kembangkan untuk menangani persoalan yang disebabkan oleh sampah. “Untuk memperkuat upaya itu ada beberapa intervensi program juga perlu dilakukan rekayasa social di masyarakat mengenai sadar lingkungan. Minimal dikelola dirumah masing-masing, jangan sembarangan,” paparnya. (lie)

Baca Lainnya