Jumat, 30 Juli 2021 14:25

Dadang Evaluasi Program Seratus Hari Kerja

Reporter : Wawan Gunawan
Bupati Bandung Dadang Supriatna menggelar evaluasi program seratus hari kerja bersama para kepala SKPD di ruang rapat bupati, Jum'at (30/7/2021)
Bupati Bandung Dadang Supriatna menggelar evaluasi program seratus hari kerja bersama para kepala SKPD di ruang rapat bupati, Jum'at (30/7/2021) [Instagram]

Limawaktu.id,- Bupati Bandung Dadang Supriatna melakukan evaluasi atas program seratus hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bandung. Pihaknya melakukan  evaluasi kinerja seluruh perangkat daerah.

" SDM cukup mumpuni sehingga alhamdulillah realisasi program sudah terselesaikan 83%. Inshaallah nanti di hari 99 kerja akan tercapai 100%, “ ungkapnya, Jum’at (30/7/2021).

Menurutnya, realisasi program bisa tercapai dan terdukung oleh perpaduan SDM dan SDA yang baik. Keterpaduan itu, menjadi satu kekuatan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung.

Dikatakannya, sebagai bentuk apresiasi , Dadang  berencana akan memberikan reward. Dan punishment bagi perangkat daerah yang belum maksimal dalam menjalankan programnya. Namun secara keseluruhan, menurut pandangannya ASN Kabupaten Bandung sudah cukup baik dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya.

Sebelumnya, Dadang  menyatakan, implementasi teknologi informasi di Kabupaten Bandung merupakan salah satu program 100 hari kerja pemerintahan Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan (Bandung Bedas), setelah dilantik menjadi Bupati/Wakil Bupati Bandung definitif.

Dirinya bertekad untuk mewujudkan Kabupaten Bandung sebagai smart city dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kang DS, sapaan Dadang Supriatna juga siap mendorong perusahaan start up di bidang IT (teknologi informasi) untuk mewujudkan smart city di Kabupaten Bandung.

Diapun mempersilahkan jika ada warga Kabupaten Bandung yang punya inovasi lain untuk diusulkan sehingga menjadi program smart city ke depan.

"Nanti kita bekerjasama dengan perusahaan start up di bidang IT juga. Kalau perlu dibuatkan semacam Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan membentuk PT-nya, sehingga kita bisa bersama-sama menghadirkan smart city di Kabupaten Bandung ke depan," katanya.

Baca Lainnya