Sabtu, 4 April 2020 15:11

Cuaca Ekstrem, ini Gangguan yang Biasanya Terjadi di Cimahi dan KBB

Petugas PLN Cimahi Tengah Memperbaiki Jaringan Listrik
Petugas PLN Cimahi Tengah Memperbaiki Jaringan Listrik [Fery Bangkit]

Limawaktu.id - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cimahi menyebutkan potensi gangguan jaringan yang rentan terjadi saat musim penghujan. Yakni akibat pohon tumbang, tersambar petir hingga angin kencang.

"Biasanya itu karena petir, terus pohon roboh sama angin kencang yang buat material seperti seng kena jaringan PLN," kata Manajer Bagian Jaringan PLN UP3 Cimahi, Pilih Kondang Paramarta saat dihubungi, Sabtu (4/4/2020).

PLN UP3 Cimahi sendiri melayani 175.803 pelanggan di Kota Cimahi yang meliputi tiga kecamatan dan 15 kelurahan serta 485.750 pelanggan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang meliputi 16 kecamatan dengan 165 desa.

Kondang mengungkapkan, gangguan teranyar terjadi beberapa hari lalu di wilayah Padalarang, KBB dan sekitaranya. Dimana kabel jaringan utamanya terputus akibat usai tersambar petir saat hujan deras.

"Ada beberapa jaringan kita yang padam, ternyata berbarengan dengan petir ada kawat putus," sebut Kondang.

Ia mengungkapkan, perbaikan sempat terhambat sebab kondisi cuaca yang tidak memungkinkan sehingga perbaikan cukup memakan waktu. Namun, pihaknya tetap mengusahakan agar pelanggan tetap mendapat pasokan listrik, seperti dengan merekayasa jaringan.

"PLN berusaha perbaikan perbaikan dan penormalan pelanggan maksimal 3 jam. Kita juga tetap mengutamakan keselamatan petugas kita. Apalagi sekarang lagi mewabah Covid-19, kita lengkapi juga dengan APD," jelasnya.

Untuk mengantisipasi gangguang listrik dimusim penghujan ini, kata Kondang, petugas PLN setiap hari rutin melakukan pemeliharaan jaringan. Termasuk gangguan akibat pohon tumbang yang menimpa jaringan.

Selain pemeliharaan rutin yang dilakukan setiap hari, PLN UP3 Cimahi juga memiliki tim khusus yang bertugas untuk melakukan pemangkasan pohon, Ada sekitar 8 personel per rayon yang dipersiapkan.

"Hampir semua titik rawan pohon lakukan pemeliharaan, pemangaksan dengan cara aman agar pohon gak kena jaringan dan tidak membahayakan orang," ungkapnya.

Dalam pemangkasan hingga penebangan pohon ini, pihaknya selalu berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi maupun KBB. Selain itu, pihaknya meminta kepada masyarakat merelakan pohonnya dipangkas apabila berpotensi mengganggu jaringan listrik.

"Imbauan kepada masyarakat, terutama pohon yang mengganggu jaringan PLN minta direlakan untuk dipangkas, bahkan ditebang," imbuh Kondang.

Sedangkan untuk mengantisipasi jaringan terdampak petir, pihaknya sudah memasang jaringan pada titik rawan sudah dipasang Ground Stail Wayer (GSW) dan Arrester pada titik-titik yang dianggap rawan tersambar petir.

GSW merupakan pemeliharaan jaringan saluran udara teggangan menengah untuk mengantisiasi adanya petir saat musim penghujan. Sementara arrester merupakan alat anti petir yang tersambung dengan jaringan PLN sehingga apabila terganggu petir tidak mengganggu sistem.

"GSW itu untuk memantulkan petir ke tanah, jadi tidak mengenai jaringan PLN," ucap Kondang.

Baca Lainnya

Topik Populer