CoE DICTUM Telkom University sukses menggelar konferensi akademik perdananya pada Kamis, 11 Juni 2026 untuk membahas masa depan digital..
CoE DICTUM Telkom University sukses menggelar konferensi akademik perdananya pada Kamis, 11 Juni 2026 untuk membahas masa depan digital.. [Dok TelU]
News

CoE DICTUM Tel-U Gelar Konferensi Perdana, Bahas Masa Depan Media Digital

Limawaktu.id – Center of Excellence (CoE) Digital Media, Culture, and Humanities (DICTUM) Telkom University sukses menggelar konferensi akademik perdananya pada Kamis, 11 Juni 2026. Konferensi yang mengusung tema “Masa Depan Studi Media Digital, Budaya, dan Humaniora” ini berlangsung di Ruang Fusion Rigour Den (FRD), Gedung Bangkit, Telkom University.

Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi dosen dan mahasiswa untuk mendiskusikan perkembangan media digital, budaya, dan humaniora di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI).

Ketua CoE DICTUM, Adi Bayu Mahadian, Ph.D., menjelaskan bahwa konferensi ini merupakan hasil dari rangkaian riset yang dimulai sejak April 2026. Melalui proses seleksi dan penelaahan ilmiah, tim peneliti berhasil menyusun Program Book yang nantinya akan dikembangkan menjadi buku chapter.

Pada pembukaan acara, Adi Bayu Mahadian menyerahkan buku program riset kolaboratif tersebut kepada Dekan Research Institute of Sustainable Society (RISS), Prof. Aloysius Adya Pramudita.

Dalam sambutannya, Prof. Aloysius mengapresiasi terselenggaranya konferensi serta terbitnya naskah akademik setebal 300 halaman yang membahas berbagai isu sosial di era digital. Beberapa topik yang diangkat antara lain fenomena filter bubble, dampak media digital terhadap generasi muda, manipulasi opini publik di ruang digital, hingga peluang industri kreatif melalui visual storytelling.

Menurutnya, perkembangan AI telah menghadirkan tantangan baru bagi masyarakat, mulai dari perubahan pola berpikir, budaya, hingga cara memperoleh dan memverifikasi informasi.

Selain menjadi forum presentasi hasil riset, konferensi ini juga memberikan penghargaan kepada peserta dengan karya dan presentasi terbaik.

Penghargaan Best Paper diraih oleh Jasmine Alya Pramesthi, M.Si., dan Siti Nailah Afiani Suyuthi melalui penelitian berjudul “Conversational Branding dan Digital Intimacy dalam Budaya Clip Podcast”.

Sementara itu, penghargaan Best Presenter diberikan kepada Chairunnisa Widya Priastuty, M.I.Kom., atas presentasinya yang berjudul “Ekologi Kognitif Digital: Algoritma, Kesadaran, dan Agensi Manusia”.

Menutup kegiatan, Adi Bayu Mahadian menyampaikan bahwa konferensi perdana ini menjadi langkah awal bagi CoE DICTUM untuk memperluas kolaborasi riset hingga tingkat nasional dan internasional.

Ia berharap semakin banyak penelitian yang lahir untuk menjawab berbagai tantangan kemanusiaan di era digital sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kebijakan publik dan tata kelola media di Indonesia.

Baca Lainnya

Radio Limawaktu Klik untuk memutar