Limawaktu.id, Cimahi - Ketua Pengurus Cabang Olahraga (Pengcab) Muay Thai Indonesia Kota Cimahi, Deddy Supriadi, mengungkapkan pihaknya kembali menggelar ajang “Cimahi Bukbek” volume kedua sebagai bagian dari program pembinaan atlet sekaligus persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada November di Kota Bekasi.
Menurut Deddy, kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang uji tanding, tetapi juga menjadi sarana sosialisasi untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga muay thai di Kota Cimahi.
“Program ini kami siapkan untuk mematangkan atlet-atlet Cimahi yang telah lolos babak kualifikasi Porprov. Selain itu, kami ingin mendorong animo masyarakat agar semakin banyak yang tertarik dan berpartisipasi dalam olahraga ini,” ujar Deddy.
Ia menyebutkan, antusiasme peserta pada penyelenggaraan kedua ini mengalami peningkatan signifikan. Jika pada volume pertama diikuti sekitar 80 fighter, kini jumlahnya bertambah menjadi 120 fighter.
“Alhamdulillah, terjadi peningkatan yang cukup besar. Mudah-mudahan ke depan, pada volume berikutnya, jumlah peserta bisa terus bertambah,” katanya.
Deddy menjelaskan, mayoritas peserta berasal dari wilayah Bandung Raya, termasuk Kota Cimahi, meskipun terdapat pula sejumlah peserta dari luar daerah seperti Subang ataupun Ciamis.
Dari sisi penyelenggaraan, ia menegaskan bahwa tidak ada perbedaan signifikan antara volume pertama dan kedua. Namun, kualitas pelaksanaan tetap dijaga dengan standar tinggi, mulai dari penggunaan wasit dan juri bersertifikasi hingga penerapan aturan pertandingan resmi muay thai.
“Kami menggunakan wasit dan juri yang memiliki lisensi resmi, ring standar nasional, serta rule of game sesuai ketentuan muay thai yang berlaku,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Deddy juga menyampaikan pesan kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar tidak ragu mendukung anak-anaknya untuk berlatih muay thai.
“Selama ini masih ada anggapan bahwa muay thai adalah olahraga ekstrem. Padahal, untuk level amatir, seluruh pertandingan dilengkapi dengan body protector sehingga aman bagi atlet,” ujarnya.
Ia pun mengajak generasi muda untuk menyalurkan energi secara positif melalui olahraga, salah satunya dengan bergabung dalam pembinaan yang dilakukan klub.
“Kami mengajak anak-anak muda untuk berlatih dan berkembang bersama. Melalui olahraga, kita tidak hanya mendapatkan kesehatan, tetapi juga disiplin serta kemampuan untuk menjaga diri,” pungkasnya.