Senin, 12 November 2018 10:55

Cerita Korban Banjir Cigugur Tengah:Kaya Tsunami

Reporter : Fery Bangkit 
Kediaman salah seorang warga yang rusak akibat banjir.
Kediaman salah seorang warga yang rusak akibat banjir. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id, Cimahi - Bencana Banjir yang terjadi Minggu (11/11/2018) sore ternyata menyisakan cerita pilu bagi warga RT 04/06 Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.

Ahmad Isak Subagja (32), salah seorang warga setempat menceritakan betapa dahsyatnya air yang menghantam wilayah RW 6. Ia menuturkan, hujan turun sejak pukul 12.00 WIB. Kemudian, sore harinya semakin besar.

Baca Juga : Masalah Banjir di Pertigaan Cihanjuang, Wakil Wali Kota Cimahi Sentil PLN Hingga Telkom

"Saya sama keluarga, termasuk istri saya gak kemana-mana. Ada di rumah," tutur Ahmad saat ditemui di kediamannya, Senin (12/11/2018).

Kemudian, saat hujan semakin besar, limpahan air dari Jalan Amir Mahmud pun semakin deras. Posisi RW 6 sendiri berada di titik rendah sehingga limpahan air pun semakin deras.

Baca Juga : Cimahi Dikepung Banjir, Air Genangi Jalan Raya Hingga Pemukiman Padat

"Banjirnya mulai besar itu pukul 16.00 WIB," terang Ahmad.

Sekitar pukul 16.20 WIB, ia pergi ke dapur. Tepat pukul 16.30 WIB, derasnya air membuat tembok bagian dapur jebol. Saat itu, ia masih berada di dapur untuk menyelamatkan sepatu anaknya.

Baca Juga : Kota Cimahi Kerap Dikepung Banjir, Pengamat Kritik Program Pemkot Cimahi

Ahmad pun tak bisa berbuat banyak. Lemari piring yang tepat berada di belakang tembok jebol sempat menimpanya, sebelum akhirnya ia tak sadarkan diri.

"Sebelum saya gak sadarkan diri, saya kelelep. Setahu saya air itu sampe 2 (dua) meter lebih, saya liat dari jendela kenceng sekali, kaya Tsunami" katanya.

Untungnya, salah seorang kerabat menariknya lewat jendela. Ahmad pun sempat dilarikan ke RSUD Cibabat untuk mendapat perawatan karena luka pecahan kaca.

"Kalau gak ditarik, mungkin sekarang saya udah gak ada," tuturnya.

Baca Lainnya