Rabu, 15 Agustus 2018 12:50

Cegah Lakalantas Pelajar, Dishub 'PDKT' Guru untuk Sosialisasikan Ketertiban Lalu Lintas

Reporter : Fery Bangkit 
'Sosialisasi Penyuluhan Ketertiban Lalu Lintas dan Angkutan Tingkat Pengajar se-Kota Cimahi Tahun 2018' di Aula Gedung B Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah, Rabu (15/8/2018).
'Sosialisasi Penyuluhan Ketertiban Lalu Lintas dan Angkutan Tingkat Pengajar se-Kota Cimahi Tahun 2018' di Aula Gedung B Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah, Rabu (15/8/2018). [Fery Bangkit / Limawaktu]

Limawaktu.id - Angka kecelakaan lalu lintas di Kota Cimahi dianggap cukup memprihatikan. Salah satu penyumbangnya adalah pelajar.

Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Perhubungan Kota Cimahi selama tahun 2017, jumlah pelanggaran lalu lintas mencapai 8.000 kasus. Kecelakaan lalu lintasnya mencapai 450 kasus, dengan 55 orang meninggal dunia.

Untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas terhadap pelajar, Dinas Perhubungan Kota Cimahi menjadikan para guru sebagai kepanjangan tangan dalam mensosialisasikan keselamatan dalam berlalulintas.

Para guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu diundang menghadiri 'Sosialisasi Penyuluhan Ketertiban Lalu Lintas dan Angkutan Tingkat Pengajar se-Kota Cimahi Tahun 2018' di Aula Gedung B Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah, Rabu (15/8/2018).

Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang mengatakan, para guru ini diharapkan bisa menjadi kepanjangan tangan untuk memberikan informasi kepada pelajar dan orang tua tentang ketertiban dalam berlalulintas.

"Sekolah memiliki peran yang penting dalam menyebarluaskan informasi lebih lanjut kepada siswa dan orang tua," ujar Endang.

Menurut Endang, penyebab banyaknya kasus kecelakaan lalu lintas terhadap pelajar dikarenakan belum siap secara mental dalam berkendara. Selain tentunya belum ditunjang dengan Surat Izin Mengemudi (SIM) karena belum cukup umur.

"SMP-SMA sudah bawa kendaaraan, belum punya SIM. Secara psikologi, secara kemampuan belum laik sehingga kita berikan informasi agar tak terjadi kecelakaan di lapangan," tutur Endang.

Baca Lainnya