Rabu, 12 Juni 2019 16:44

Catatan Kecelakaan Selama Lebaran di Bandung Barat

Reporter : Fery Bangkit 
Petugas kepolisian sedang memeriksa surat kendaraan dan kelengkapan.
Petugas kepolisian sedang memeriksa surat kendaraan dan kelengkapan. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) mencatat, terjadi jumlah penurunan kecelakaan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2019 di Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Operasi Ketupat Lodaya 2019 yang merupakan rangkaian dalam momen Hari Raya Idulfitri 1440 H tersebut berlangsung selama 13 hari sejak 29 Mei 2019 hingga 10 Juni 2019 atau hingga arus mudik dan arus balik lebaran.

Kasatlantas Polres Cimahi, AKP Suharto, mengatakan, dua kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi di daerah Cipatat, yang pertama melibatkan kendaraan roda dua dan yang kedua kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan roda empat.

"Dari dua kasus kecelakaan selama Operasi Ketupat Lodaya 2019 itu terjadi di daerah Kabupaten Bandung Barat, dua pengendaranya meninggal dunia," ujar Suharto Rabu (12/6/2019).

Jika dibandingkan Operasi Ketupat Lodaya tahun lalu, kata Suharto, angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan. Pada tahun lalu jumlanya terjadi tiga kasus, dua diantara pengemudinya meninggal dunia dan sisanya hanya mengalami luka ringan.

"Kecelakaan lalu lintas tahun ini Alhamdulillah menurun satu kasus jika dibandingkan tahun lalu. Selama ini memang kami sudah berupaya untuk menekan angka kecelakaan," ujarnya.

Selama ini pihaknya terus berupaya untuk menekan jumlah angka kecelakaan dengan cara melakukan pengecekan jalur, khususnya yang dilintasi pemudik, ramp check dan menempatkan sejumlah personel di semua dititik rawan kecelakaan.

"Kami melakukan pengecekan sarana dan prasarana di setiap jalur black spot dan trouble spot yang ada di Kota Cimahi maupun KBB. Kemudian kami memberikan imbauan kepada pengendara," ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, Program Millenial Road Safety Festival 2019 yang sudah dilaksanakan jauh sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya juga berpengaruh terhadap penurunan angka kecelakaan lalu lintas tersebut.

Program tersebut dilaksanakan untuk menekan angka kecelakaan yang di dominasi generasi milenial atau yang usianya dari 17 hingga 35 tahun. Sebab, berdasarkan data Satlantas Polres Cimahi tahun 2018, sebanyak 60 persen lakalantas terjadi pada generasi milenial.

"Kami akan terus berupaya untuk menekan angka kecelakaan baik di Kota Cimahi, maupun di daerah Kabupaten Bandung Barat agar jumlahnya semakin menurun," tandas Suharto.

Baca Lainnya