Sabtu, 17 Agustus 2019 15:52

Cara Pemkot agar Kesehatan Masyarakat Cimahi Semakin Merdeka

Penulis : Fery Bangkit 
Walikota Cimahi Ajay M Priatna (Kanan ) Istri Luciani Priatna (Kiri Bersama Wakil Walikota Ngatiyana  dan Istri Ibu Midjiati Ningsih
Walikota Cimahi Ajay M Priatna (Kanan ) Istri Luciani Priatna (Kiri Bersama Wakil Walikota Ngatiyana dan Istri Ibu. Midjiati Ningsih [Fery Bangkit]

Limawaktu.id - Angka Harapan Hidup (AHH) Kota Cimahi mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatannya pun berdampak pada Indek Kesehatan Kota Cimahi yang juga mengalami peningkatan. Ditahun 2014, AHH masyarakat Kota Cimahi berada di posisi 73,56. Kemudian naik ditahun 2015 menjadi 73,58. Setahun berikutnya naik menjadi 73,59 dan tahun 2017 menjadi 73,61.

Sementara untuk Indek Kesehatan masyarakat Kota Cimahi juga ikut mengalami peningkatan. Ditahun 2014, posisinya masih 82,42, setahun kemudian naik menjadi 82,43 dan tahun 2016 menjadi 82,45. Peningkatan itu tentunya menjadi kado Kota Cimahi di Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 yang jatuh pada 17 Agustus 2019. Pada peringatan moment bersejarah ini, Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna menegaskan Pemkot Cimahi bakal meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna

"Kita lagi mempersiapkan rumah sakit rawat inap Sumber Daya Manusia yang terus kita imbau bagaimana melayani sebaik mungkin," ujar Ajay saat ditemui usai pelaksanaan upacara bendera Hut RI ke-74 di Lapangan Rajawali, Sabtub(17/8/2019).Terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi Chanifah Listyarini mengungkapkan, dengan angka harapan hidup yang semakin tinggi, tentunya harus disesuaikan dengan program yang berpihak pads Lanjut Usia (Lansia). Usia rata-rata angka hidup Kota Cimahi rata-rata diusia 73 tahun lebih.

"Tentunya kita inginkan ada program yang berpihak pada Lansia bagaimana Lansia itu dalam umur yang panjang tetap sehat dan mandiri. Itu yang kita persiapan," ujarnya. Dikatakan Rini, sapaan Chanifah Listyarini, pihaknya terus meningkatnya Indek Kesehatan dan AHH masyarakat Kota Cimahi itu karena program-program yang dijalankan Pemkot Cimahi melalui Dinkes terbilang berhasil.

"Program yang kita ampu berarti memang betul-betul menjawab kebutuhan dan juga memang memperbaiki masyarakat yang ada di Kota Cimahi," jelasnya.Meski cenderung naik, Pemkot Cimahi bakal terus melakukan evaluasi. Jangan sampai, kata Rini, indek kesehatan dan angka harapan hidup masyarakat Kota Cimahi menurun.

Ke depan, terang dia, pihaknya bukan hanya ingin meningkatkan dari sisi kuantitas saja tapi dibarengi dengan kualitasnya. Program-program seperti pencegahan penyakit tidak menular, PPM, Gerakan Masyarakat Hidup Sehar (Germas) akan terus digalakan kepada masyarakat Kota Cimahi."Yang akan kita lakukan optimalisasi program yang ada di dalam dan mempererat kerja sama lintas sektor," ujarnya.

Dikatakannya, program-program Dinkes Kota Cimahi diperuntukan sejak ibu mengandung, melahirkan, bayi, anak sekolah hingga Lansia. Sebab, kata Rini, semua kalangan berhak mendapatkan pelayanan kesehatan dengan tujuan indek kesehatan dan angka harapan hidup masyarakat Kota Cimahi semakin meningkat.Perihal jasa pelayanan dari mulai fasilitas dan Sumber Daya Manusia (SDM), lanjut Rini, sejauh ini cukup memadai untuk memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat Kota Cimahi.

Ada 13 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), sejumlah rumah sakit dan klinik swasta yang siap melayani masyarakat Kota Cimahi. "Allhamdulilah kalau di Cimahi cukup memadai," ucapnya. Khusus pada moment peringatan Hari Kemerdekaaan RI kali ini, pihaknya berkomitmen terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Cimahi. Untuk mempermudah masyarakat Kota Cimahi, pihaknya juga menargetkan 95 persen masyarakat ter-cover Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tahun ini."Sehingga kalau mereka sakit gak harus bingung cari duitnya kalau mereka sudah ikut asuransi kesehatan (BPJS) Kesehatan," pungkasnya.

Baca Lainnya