Kamis, 21 Februari 2019 13:03

Berkas Dugaan Suap Bupati Nonaktif Kab Bekasi Dilimpahkan ke PN Tipikor Bandung

Reporter : Fery Bangkit 
Berkas kasus dugaan suap izin Meikarta dengan terdakwa Bupati Bekas nonaktif, Neneng Hasanah Yasin cs sudah dilimpahkan dari penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Pengadilan Tipikor Bandung.
Berkas kasus dugaan suap izin Meikarta dengan terdakwa Bupati Bekas nonaktif, Neneng Hasanah Yasin cs sudah dilimpahkan dari penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Pengadilan Tipikor Bandung. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Berkas kasus dugaan suap izin Meikarta dengan terdakwa Bupati Bekas nonaktif, Neneng Hasanah Yasin cs sudah dilimpahkan dari penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Pengadilan Tipikor Bandung.

Adapun berkas yang dilimpahkan yakni atas nama Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin, Kepala Bidang Tata Ruang PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi, mantan Kadiskar Kabupaten Bekasi Sahat Maju Banjarnahor, Kadis PUPR Bekasi Jamaludin, dan eks Kepala DPMPTSP Bekasi Dewi Tisnwati.

Baca Juga : Terus Mengelak, Sekda Jabar Disebut tak Kooperatif dalam Persidangan Kasus Meikarta

Panmud Tipikor PN Bandung M Tiere membenarkan adanya pelimpahan berkas oleh penyidik KPK terkait dugaan kasus suap izin proyek Meikarta.

"Iya berkasnya sudah masuk, untuk lima orang tersangka," katanya kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Jalan RE Martadinata, Kamis (21/2/2019).

Baca Juga : Jadi Saksi Kasus Meikarta, Anggota DPRD Bekasi Ungkap Fakta Terbaru

Ia menyebutkan, berkas saat ini masih dalam proses pendaftaran di ruang Pendaftaran Terpadu Satu Pintu (PTSP) PN Bandung. Berkas baru masuk ke bagian panitera Tipikor jika sudah diregister.

"Intinya berkas sudah masuk. Saat ini masih diregister," ujarnya.

Berkas kelima terdakwa yang dilimpahkan ke PN Bandung merupakan para tersangka penerima suap dari pengembang Meikarta.

Baca Lainnya