Senin, 12 Agustus 2019 14:16

Belasan Ribu Napi Jabar Diusulkan dapat Remisi Kemerdekaan RI

Reporter : Fery Bangkit 
ilustrasi narapidana
ilustrasi narapidana [ferybangkit]

Limawaktu.id - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Jabar mengusulkan 13.916 narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) di Jawa Barat mendapatkan remisi.

Bahkan sebagian, diusulkan dapat remisi langsung bebas. Remisi itu diusulkn dakam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kadiv Pas KemenkumHAM Jabar Abdul Aris mengatakan, ada dua tipe remisi yang bakal diberikan pada 17 Agustus 2019, atau remisi kemerdekaan RI. Yakni remisi umum I atau pengurangan tahanan dan remisi umum II atau langsung bebas.

"Yang dapat remisi umum II (bebas) ada 494 orang. Untuk yang remisi bebas karena masa penahannnya tersisa satu sampai enam bulan lagi " katanya  via pesan singkat, Senin (12/8/2019).

Pemberian remisi itu berdasar Pasal 14 Undang-undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Hak Warga Binaan Pemasyarakatan dan Kepres 174 tahun 1999. Remisi diberikan lantaran mereka sudah menjalani masa hukuman dan berkelakuan baik selama menjalani pidana.

Ia mengungkapkan, remisi HUT RI ke-74 kali ini,  Lapas Kelas III Gunung Sindur paling banyak mengusulkan napi untuk diberikan remisi langsung bebas. Jumlahnya mencapai 100 orang napi.

Sementara paling banyak remisi untuk pengurangan masa tahanan ada di Lapas Kelas III Banjar yang mencapai 974 napi. Pengurangan di Lapas Banjar mulai dari pengurangan 1 bulan hingga 5 bulan.

Sementara itu di Lapas Sukamiskin tidak ada napi yang diusulkan mendapat remisi langsung bebas. Di lapas khusus koruptor tersebut, usulan hanya pengurangan masa tahanan yang didapat 133 napi. Pengurangan masa tahanan dari 1 bulan sampai 6 bulan.

Baca Lainnya