Kamis, 28 Maret 2019 15:15

Belajar dari Kasus ASN RSUD Cibabat yang Terjerat Narkoba, Pemkot Cimahi Tes Urine 500 ASN Hari ini

Reporter : Fery Bangkit 
Kegiatan tes urine, Kamis (28/3/2019).
Kegiatan tes urine, Kamis (28/3/2019). [ferybangkit]

Limawaktu.id - Tertangkapnya Suhendrik (37), salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Cimahi beberapa waktu lalu karena kasus penyalahgunaan narkoba jadi catatan hitam Pemkot Cimahi.

Sebagai salah satu upaya pencegahan, Pemkot Cimahi melalui Badan Pengelola Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah (BPKSDMD) pun melaksanakan kegiatan tes urine, Kamis (28/3/2019).

Pelaksanaan tes dilaksanakan di Gedung A dan Gedung B Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah. BPKSDMD menargetkan ada 500 ASN yang ikut tes urin kali ini.

"Kasus kemarin kita jadikan pembelajaran. Kita akan lebih memperketat lagi dalam pengawasan," kata Sekretaris BPKSDMD Kota Cimahi, Heni Tishaeni saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Kamis (28/3/2019).

Namun, kata dia, tes urine ini bukan semata-mata hanya karena ada kasus penyalahgunaan yang dilakukan ASN di lingkungan RSUD Cibabat, Kota Cimahi. Tapi memang kegiatan rutin yang dilakukan sebagai pembinaan terhadap ASN.

"Dalam upaya peningkatan kinerja menuju profesional unggul dan berkarya," ucapnya.

Dalam kegiatan tes urine ini, BPKSDMD Kota Cimahi turut menggandeng Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Cimahi dan Satresnarkoba Kota Cimahi.

Kepala BNNK Cimahi, Ivan Eka Satya mengatakan, kegiatan tes urin ini sebagai bagian dari Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika Tahun 2018-2019.

"Ini salah satu bagian dari implementasi dari Inpres Nomor 6 Tahun 2018," ujarnya.

Baca Lainnya