Jumat, 29 Oktober 2021 21:25

Begini Kalau Walikota Bandung Lukis Mural

Reporter : Iman Nurdin
Oded melukis mural di Pasopati Bandung
Oded melukis mural di Pasopati Bandung [Humas Kota Bandung]

 

Kota Bandung (limawaktu.id) -- Tatkala mural ditakuti, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial malah melukis mural di fly over Pasopati, Jumat (29/10/2021). Aksi melukis mural tersebut menjelang peringatan Hari Jalan,

Bukan hanya Oded, turut melukis mural di antaranya, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta - Jawa Barat, Wilan Oktavian dan Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Bambang Tirtoyuliono serta Sekda Kota Bandung, Ema Sumarna.

Menurut Oded, mural bisa menambah keindahan Kota Bandung. "Aksi ini menjadi spirit buat kita untuk punya warga yang saling memiliki. Dengan membuat lebih indah dan estetik diharapkan tidak ada vandalisme. Mari sama-sama menjaga," pinta Oded.

Oded pun berharap, kolaborasi ini mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat, khususnya di bidang infrastruktur.

"Kata kuncinya inovasi dan kolaborasi. Dengan adanya ini, kami sesungguhnya banyak agenda pembangunan. Namun dengan pelaksanaan secara bersamaan atau kolaborasi akan lebih mudah," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta dan Jawa Barat, Wilan Oktavian menjelaskan, Hari Jalan jatuh pada 20 Desember. Tanggal tersebut terpilih karena pada tahun 2018 telah hadir jalan tol yang menyambungkan jalan tol Trans Jawa.

"Perlu ada momen untuk meningkatkan kesadaran jalan itu harus dipelihara keberadaannya," ujarnya.

"Mengenang momen jalan itu, kita pilih mulai 16 Juli, 9 Maret. Pada akhirnya ditetapkan sebagai hari jalan adalah 20 Desember. Itu tahun 2018 tersambung jalan tol trans Jawa. Dengan tersambungnya itu, membawa dampak ekonomi luar biasa maka dipilihlah hari jalan," bebernya.

Menurutnya, aksi daerah ini disusun agar dapat meningkatkan kembali kolaborasi pemerintah pusat kemudian provinsi dan daerah.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Bambang Tirtoyuliono menyampaikan, kolaborasi menjadi salah satu alat akselerasi pemerintah.

"Inovasi dan kolaborasi ini implementatif. Ke depan antar pemerintah baik pusat, provinsi dan daerah ditingkatkan infrastruktur jalan punya peranan penting," ujarnya.

Bambang mengatakan, aksesibilitas dapat mempercepat pembangunan. Maka, pemerintah daerah terus memperkuat integrasi kolaborasi sumber APBN, APBD, obligasi pinjaman dan sebagainya.

"Keterbatasan ini dapat dilakukan melalui kolaborasi APBD daerah juga kabupaten kota. Ini sangat diperlukan untuk program kegiatan pemerintah," tuturnya.**

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer