Minggu, 7 Oktober 2018 13:25

Beda Perlakuan Antara UMKM Berizin dan Belum Berizin di Kota Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Kepala Bidang UMKM dan Koperasi pada Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian Kota Cimahi, Rina Mulyani
Kepala Bidang UMKM dan Koperasi pada Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian Kota Cimahi, Rina Mulyani [Ferry Bangkit/limawaktu]

Limawaktu.id, Cimahi - Hingga 2017, jumlah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang tersebar di Kota Cimahi mencapai 8.700 unit. Dari jumlah itu, sekitar 80% belum memiliki izin.

Rinciannya, dari total jumlah 8.700 UMKM yang ada, 2.119 sudah mengantongi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan 546 sudah memiliki Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK). Jadi, total UMKM yang belum berizin mencapai 6.035.

"Saya yakin 2018 ini melonjak karena setiap pelatihan banyak yang mengajukan IUMK (izin)," kata Kepala Bidang UMKM dan Koperasi pada Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian Kota Cimahi, Rina Mulyani, Minggu (7/10/2018).

Rina mengatakan, UMKM yang belum berizin akan sulit untuk mengakses berbagai pelatihan dan peningkatan kapasitas produk mereka. Untuk itu, dirinya mendorong agar pelaku usaha segera mengajukan izin.

Ditegaskannya, mengurus izin baik SIUP maupun IUMK cukup mudah. Hanya tinggal menyiapkan persyaratan seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan surat keterangan dari kelurahan, maka izin akan diproses.

"Kita dorong untuk berizin biar usahanya legal. Kalau sudah izin dia bisa dapat fasilitas banyak dari pemerintah, dia boleh ikutan pelatihan dan pendampingan," jelasnya.

Ia menjelaskan, bagi UMKM yang sudah memiliki izin, bisa memanfaatkan untuk mendapatkan pelatian bagaimana caranya membuat label, packaging produk, pendampingan pembuatan sertifikat halal, sertifikat PIRT dan lain-lain.

Lalu, bagaimana dengan UMKM yang belum memiliki izin?

Rina mengklaim, bagi mereka yang belum mengantongi izin, tetap akan mendapat pendampingam. Di antaranya melalui pendaping yang terdapat di kelurahan se-Kota Cimahi.

"Kita mencoba memberikan fasilitas kepada pelaku ini yang ingin menjadi UMKM," tandasnya.

Baca Lainnya