Jumat, 9 November 2018 16:38

Batal Umumkan Sekda, Bupati KBB 'Ngeles' Begini

Reporter : Fery Bangkit 
Salat subuh berjamaah yang diikuti oleh hampir sebagian besar Aparatur Sipil Negara (ASN) di Masjid Ash Shiddik, Kompleks Pemda KBB, Jumat (9/11/2018).
Salat subuh berjamaah yang diikuti oleh hampir sebagian besar Aparatur Sipil Negara (ASN) di Masjid Ash Shiddik, Kompleks Pemda KBB, Jumat (9/11/2018). [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id, Bandung Barat - Penetapan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kabupaten Bandung Barat (KBB) batal diumumkan Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna.

Padahal dari informasi yang beredar penetapan Sekda akan dilakukan usai salat subuh berjamaah yang diikuti oleh hampir sebagian besar Aparatur Sipil Negara (ASN) di Masjid Ash Shiddik, Kompleks Pemda KBB, Jumat (9/11/2018).

Baca Juga : Polemik Penetapan Sekda Kota Bandung Dimata Pengamat

"Tadinya pagi ini saya akan mengumumkan siapa yang akan menjadi pejabat Sekda KBB yang definitif, namun nyatanya belum bisa saya umumkan sekarang," kata Aa Umbara dihadapan jamaah yang mayoritas ASN KBB seusai Salat Subuh berjamaah, Jumat (9/11/2018) pagi.

Aa Umbara menjelaskan, batalnya pengumuman 'Panglima ASN' itu dikarenakan ada satu dan lain hal maka dirinya belum bisa mengumumkan siapa Sekda yang dipilihnya hingga batas waktu yang belum ditentukan. Diundurnya pengumuman tersebut bukan berarti untuk mengulur waktu, tetapi dirinya masih mencari siapa figur yang pas dan cocok untuk menduduki posisi tersebut.

Baca Juga : Wali Kota Cimahi Soal Nasib Benny Bachtiar di Kota Bandung:No Comment!

Dalam pandangannya, tiga kandidat yang direkomendasikan oleh tim Pansel merupakan kader terbaik yang dimiliki Bandung Barat. Hanya saja karena sosok Sekda juga akan mempengaruhi jalannya roda pemerintahan ke depan selama masa kepemimpinannya maka orang tersebut haruslah figur terbaik dari yang terbaik. 

"Saya meminta maaf kepada seluruh pihak yang mengharapkan adanya kejelasan figur Sekda, karena belum bisa mengumumkannya pagi ini. Kita lihat saja nanti dalam beberapa hari ke depan," pungkasnya. 

Penundaan keputusan siapa yang akan menjabat sebagai Sekda ini mengundang beragam reaksi dari ASN yang hadir di Masjid Ash Shiddik. Padahal pada salat subuh berjamaah kali ini berbeda dengan biasanya karena jamaah dan ASN yang hadir semuanya memakai baju putih. 

Jika biasanya yang hadir sekitar 150 orang maka pada pagi ini yang ikut salat berjamaah mencapai sekitar 500 orang. Bahkan Ketua MUI KBB, unsur Ketua DPRD KBB, KNPI, OKP, dan organisasi kemasyarakatan lainnya juga tampak hadir di masjid yang menjadi kebanggaan warga KBB tersebut.

Baca Lainnya