Selasa, 8 Mei 2018 12:30

Banyak Pabrik di Cimahi Buang Limbah Langsung ke Sungai, Ajay akan Kumpulkan Pengusahanya

Reporter : Fery Bangkit 
Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna.
Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna menduga, masih banyak pabrik yang beroperasi di Cimahi yang membuang langsung ke aliran sungai tanpa proses Instalasi Pengolahan Air limbah (ipal).

"Di Cimahi disinyalir masih banyak yang buang limbah," kata Ajay saat ditemui di sekitar Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Cimahi, Jalan Rd. Demang Hardjakusumah, Senin (7/5/2018).

Baca Juga : Pabrik Baru di Cimahi Terciduk Buang Limbah ke Aliran Sungai Citarum

Total pabrik yang berdomisili di Kota Cimahi sendiri mencapai 593. Dari jumlah tersebut, yang tertangkap basah membuang limbah secara langsung ke aliran sungai oleh Satgas Citarum Harum Sektor 21 sudah mencapai 19 pabrik.

Namun, dari jumlah tersebut, disinyalir masih banyak pabrik-pabrik yang membuang limbah tanpa IPAL. Akibatnya, aliran sungai di Cimahi yang bermuarai di Sungai Citarum menjadi tercemar.

Baca Juga : Pabrik Celup di Cimahi Ditutup Polda Jabar, nih Buktinya

Ajay membeberkan, pihaknya sudah melakukan rapat dengan pihak Kementrian Koordinator Kemaritiman membahas terkait masalah pencemaran Sungai Citarum yang bersumber dari pabrik di Cimahi.

"Kita masih menindaklanjuti rapat kemarin. Kita akan rapat mau ngumpulin semua pengusahanya," katanya.

Baca Juga : Luhut Ancam Industri di Cimahi Selatan segera Perbaiki IPAL

Diakui Ajay, memang masih banyak perusahaan atau pabrik di Cimahi yang belum menggunakan IPAL secara optimal. Dikatakannya, Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan pun telah mengultimatum agar pabrik di Cimahi segera membuat dan mengoptimalkan IPAl.

"Belum banyak memang (pabrik pakai IPAL). Pak Menko Maririm sudah sangat tegas bahwa mereka dikasih waktu berapa bulan untuk bagaimana pengolahan limbah itu lebih baik," pungkasnya.

Baca Lainnya