Rabu, 25 Juli 2018 13:24

Banyak Minimarket Bodong, Satpol PP Intensifkan Pemantauan

Reporter : Fery Bangkit 
Satpol PP Kota Cimahi Segel Sejumlah Minimarket
Satpol PP Kota Cimahi Segel Sejumlah Minimarket [limawaktu]

Limawaktu.id, - Satpol PP Kota Cimahi menegaskan, pihaknya akan melakukan pemantauan terhadap minimarket yang sudah dilakukan penutupan. Khususnya yang ditutup permanen.

Seperti diketahui, Rabu (25/7/2018), Satpol PP Kota Cimahi menutup permanen enam minimarket. Keenam minimraket tersebut ditutup permanen lantaran tak mungkin lagi mendapat izin karena sudah ada minimarket lainnya yang berdekatan sudah memiliki izin.

Dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2016 tentang Izin Ussaha Toko Modern, disebutkan bahwa jarak antara toko modern harus lebih dari 200 meter.

Berdasarkan pantauan hingga pukul 11.30 WIB, baru dua toko modern atau minimarket yang dilakukan penutupan permanen. Dua minimarket itu disegel setelah para pegawai keluar dari toko. Secara keseluruhan, enam minimarket yang disegel hari ini tidak boleh beroperasi lagi, kecuali mereka menggeserkan bangunannya.

"Kita akan tetap lakukan pemantauan. Besok (26/7) kita keliling lagi," kata Rini Lusy, Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi saat ditemui disela-sela penyegelan.

Terhadap minimarket lainnya yang disinyalir belum berizin, pihaknya akan melakukan penindakan secara bertahap. Berdasarkan informasi yang didapat dari dinas terkait, kata Rini, ada sekitar 19 minimarket lagi yang belum berizin.

"Kita akan tutup secara berkala berdasarkan informasi dari DPMPTSP," kata Rini.

Menurutnya, keberadaan minimarket, terutama yang berdekatan itu mematikan perlahan pasar dan pedagang tradisional. Maka dengan upaya penindakan ini, pihaknya berharap para pelaku usaha tradisional bisa bersaing lagi.

"Kenapa diatur (dalam Perda), ya untuk pedagang tradisional agar bisa tumbuh bareng," tandasnya.

Baca Lainnya