Senin, 18 November 2019 16:55

Bantuan Bagi Korban Kebakaran di KBB Menipis

kebakaran sebuah rumah di kampung ciangkrong rt 05rw-08 desa sarinagen cipongkor kabupaten bandung barat Beberapa Waktu Lalu
kebakaran sebuah rumah di kampung ciangkrong rt 05rw-08 desa sarinagen cipongkor kabupaten bandung barat Beberapa Waktu Lalu [Fery Bangkit]

Limawaktu.id - Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengungkapkan, bantuan sembako bagi korban kebakaran di Kabupaten Bandung Barat (KBB) hanya tersisa 30 persen.

Kepala Dinas Sosial KBB, Heri Partomo mengatakan, dalam pemberian bantuan untuk korban kebakaran pihaknya harus menyesuaikan dengan stok sembako yang masih tersedia, sehingga jika masih kurang pihaknya berkoordinasi dengan Dinsos Pemprov Jabar.

"Kebakaran itu tidak berhenti, hampir setiap hari terjadi. Kalau untuk stok bantuan sudah 70 persen yang sudah kita salurkan," ujarnya saat ditemui di Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Senin (18/11/2019).

Dalam satu minggu saja, pihaknya kerap menerima 2 hingga 3 laporan adanya kebakaran yang korbannya membutuhkan bantuan, sehingga stok yang sudah tersedia pun semakin berkurang.

"Tapi kalau ada bencana besar, kita juga memberikan bantuan. Kita dilibatkan di dapur umum BPBD KBB untuk menyediakan makanannya, jadi untuk bantuan sembako kita terbatas," jelasnya Heri.

Berdasarkan data Pemadam Kebakaran KBB, selama tahun 2019 dari Januari hingga Oktober sudah terjadi 170 kebakaran yang didominasi kebakaran hutan dan lahan, sedangkan sisanya kebakaran rumah dan pabrik. Dari jumlah tersebut sekitar 85 persen terjadi saat musim kemarau, bahkan dua bulan terkahir dari Juli hingga September 2019 terjadi 97 kasus kebakaran.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pad Satpol PP dan Damkar KBB, Nanan Sunandar mengatakan, untuk kebakaran tersebut penyebabnya rata-rata akibat kelalaian manusia untuk kebakaran lahan dan konsleting listrik untuk kebakaran rumah dan pabrik. "Kalau dari Januari hingga Mei hanya sekitar 30 kejadian, lalu mulai meningkat pada Juni atau saat musim kemarau," ujarnya beberapa waktu lalu. 

Baca Lainnya