Senin, 12 November 2018 14:50

Banjir di RW 06 Cigugur Tengah, Pemkot Cimahi Tunggu Itikad Baik Pemkab dan Pemkot Bandung

Reporter : Fery Bangkit 
Jalan Raya Di Cimahi Yang Terendam Air Paska Hujan Deras.
Jalan Raya Di Cimahi Yang Terendam Air Paska Hujan Deras. [istimewa]

Limawaktu.id, Cimahi - Banjir menahun di wilayah RW 06 Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi menjadi Pekerjaan Rumah (PR) pemerintah. Warga sekitar pun menunggu realisasinya.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Cimahi, Muhammad Nur Kuswandana mengungkapkan, pengentasan banjir di wilayah itu harus ada kolaborasi antara Pemerintah Kota Cimahi, Pemerintah Kabupaten Bandung dan Pemerintah Kota Bandung.

Baca Juga : Cimahi Dikepung Banjir, Air Genangi Jalan Raya Hingga Pemukiman Padat

Pasalnya, banjir di RW 06 Cigugur Tengah itu bermula dari jebolnya tanggul di belakang perumahan Graha Indah, Kota Bandung. Kemudian, saluran di perumahan itupun tak optimal sehingga masuk ke Jalan Amir Mahmud dan bermuara di wilayah RW 06 yang berada di titik rendah.

"Kami terus-menerus koordinasi dengan Kota Bandung, Kabupaten Bandung untuk melebarkan saluran," ujar M Nur saat ditemui di Cilember, Senin (12/11/2018).

Baca Juga : Kota Cimahi Kerap Dikepung Banjir, Pengamat Kritik Program Pemkot Cimahi

Dijelaskannya, untuk penuntasan banjir di wilayah itu, perlu pelebaran saluran di hilir yang memasuki Melong Kota Cimahi dan Margaasih, Kabupaten Bandung. Di wilayah Kabupaten Bandung, kata M Nur, butuh pelebaran hingga 9 meter, sedangkan kapasitas saluran air yang ada saat ini hanya 2 meter.

Sementara di wilayah Kota Cimahi, harus ada pelebaran sungai hingga 8 meter, sedangkan yang tersisa saat ini hanya 3 meter. Pelebaran sungai khusus di Kota Cimahi akan ditambah dengan pelebaran sungai di wilayah Cigugur Tengah.

Baca Juga : Cerita Korban Banjir Cigugur Tengah:Kaya Tsunami

"Cigugur Tengah butuh 6 meter, yang ada sekarang 3 meter. Jadi harus dilebarkan," katanya.

Khusus penanganan di Kota Cimahi, lanjut M Nur, pihaknya saat ini tengah berusaha untuk membebaskan lahan. Di wilayah Cigugur Tengah, ada sekitar 27 bidang tanah yang akan dibebaskan. Untuk di Melong, pihaknya terus mengupayakan pembebasan lahan milik Dewi Sutratex.

Kemudian, kata Nur, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Pemkab Bandung. Informasi terakhir, kata dia, Pemkab Bandung masih berharap bantuan dari Pemprov Jabar untuk pembebasan lahan di Margaasih.

"Mereka (Kab Bandung) belum mengalokasikan dana untuk pembebasan lahan. Kami terus-menerus koordinasi dengan tapi belum mengalokasikan dana pembebasan lahan," tandasnya.

Baca Lainnya