Senin, 26 Februari 2018 15:10

Banjir Campur Air Limbah Hantui Warga Melong

Reporter : Fery Bangkit 
Mamat Ganda (73) dan Mimin (65) yang sudah sekitar 10 tahun dihantui banjir.
Mamat Ganda (73) dan Mimin (65) yang sudah sekitar 10 tahun dihantui banjir. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Pasangan suami-istri (Pasutri) di Kampung Babakan RT 01/2 Kelurahan melong Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi, Mamat Ganda (73) dan Mimin (65) sudah sekitar 10 tahun dihantui banjir.

Khusus saat hujan tiba, Mamat serta warga lainnya di Melong harus bersiap dengan luapan air. Terbaru, banjir tersebut melanda warga RW 02 Kelurahan Melong pada Minggu (25/2) sejak pukul 19.00.

Baca Juga : Sebabkan Banjir, Puluhan Bangunan Liar Diratakan Satpol PP Kota Cimahi

Banjir tersebut setinggi pinggang orang dewasa itu baru surut sekitar pukul 00.00 WIB, dengan bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi.

“Kalau hujannya dari sore, tapi banjirnya sekitar jam 07 (malam). Masuk ke rumah airnya,” ujar Mamat saat di temui di kediamannya, Senin (26/2/2018).

Baca Juga : Ini Curhatan Pedagang yang Bangunannya Diratakan Satpol PP

Banjir di Melong bukanlah berasal dari aliran air biasa. Pasalnya, selain tentunya air hujan, warga juga harus dihadapkan dengan kondisi campuran air limbah pabrik di aliran Sungai Melong.

Kondisi tersebut tentunya diresahkan warga, termasuk keluarga Mamat. Ia khawatir air yang telah bercampur dengan limbah pabrik itu akan menimbulkan penyakit.

Baca Juga : Banjir Hantui Warga Selama 12 Tahun, ini Pembelaan Ketua RW 02 dan Lurah Cibeber, Kota Cimahi

“Saya dari kecil tinggal di sini. Dari dulu ngerasain banjir. Takutnya ya airnya itu banyak penyakitnya. Soalnya kan ada campuran limbah pabrik,” ujarnya.

Sekarang, ia dan warga lainnya hanya bisa berharap ada sosulsi konkret dari Pemerintah Kota Cimahi untuk mengentaskan banjir di wilayah Melong.

Berdasarkan data BPBD Kota Cimahi, banjir di Melong terjadi di RT 01, 02, 03 dan 04 RW 02 Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi. Tercatat ada 10 Kepala Keluarga (KK) dengan 43 jiwa yang terdampak banjir.

“Penyebabnya hujan deras intensitas tinggi dan jebol tanggul di RT 02,” terang Kepala BPBD Kota Cimahi, Dani Bastiani.

Baca Lainnya