Senin, 14 Oktober 2019 18:31

Bangunan Di Cimahi Wajib Pakai APAR, Bagaimana Kondisinya di Cimahi?

Reporter : Fery Bangkit 
Petugas Damkar Kota Cimahi Tengah Memeriksa APAR di Pemkot Cimahi
Petugas Damkar Kota Cimahi Tengah Memeriksa APAR di Pemkot Cimahi [Fery Bangkit]

Limawaktu.id - Setiap bangunan gedung yang digunakan untuk keramaian seperti industri, rumah sakit, perkantoran, perusahaan, mal dan lain-lain pada dasarnya harus memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Hal itu ditegaskan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota cimahi, Saipul Nurjaman saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Senin (14/10/2019).

Ditegaskan Totong, keberadaan APAR dalam bangunan sendiri di Kota Cimahi menjadi syarat wajib yang harus tercantum dalam Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Kewajiban pemasangan APAR itu diperkuat dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Cimahi Nomor 7 Tahun 2012 tentang Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran di Wilayah Kota Cimahi.

"Sudah diwajibkan termasuk salah satu syarat ketika IMB. Makannya bangunan yang sekarang harus ada rekomendasi dari Damkar, salah satunya behitung soal kebakaraan," tegas Totong.Dikatakan Totong, berdasarkan hasil inventarisi pihaknya, rata-rata bangunan yang digunakan sebagai tempat keramaian sudah memiliki APAR yang berfungsi sebagai alat pencegahan kebakaran sejak dini.

"Tapi kalau perusahan sudah kita sisir relatif sudah punya," ucapnya. Bagi gedung atau bangunan yang belum memiliki APAR, pihaknya mengimbau masyarakat segera memasangnya. Sebab, kata Totong, preventif atau pencegahan sangat penting untuk meminimalisir kejadian yang lebih besar.

"Bayangkan kalau mereka sudah siap, mungkin tidak terlalu besar karena sudah punya APAR," tandasnya. Kepala Seksi Pencegahan dan Penyuluhan Kebakaran pada Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Saipul Nurjaman menambahkan, parameter sebuah bangunan atau gedung lengkap Alat Pemadam Kebakaran (APK) bukan hanya ditentukan APAR. "Ada hydrant, springkler, APAB (Alat Pemadam Api Berat (APAB) dan lain-lain," terangnya.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer