News

Bangkitkan Sepak Bola Liga Jabar Istimewa Bergulir di Cimahi

Limawaktu.id, Kota Cimahi - Ketua Harian PSSI Kota Cimahi, Barkah Setiawan, menegaskan komitmennya untuk menghidupkan kembali kejayaan Sepak Bola di Kota Cimahi melalui pembentukan klub baru PSKC Cimahi.

Menurut Barkah, Cimahi pernah memiliki PSKC yang disegani, namun saat ini eksistensinya tidak lagi terlihat. Karena itu, pihaknya bertekad membangun kembali klub tersebut sebagai simbol kebangkitan sepak bola daerah.

“Kalau dulu Cimahi punya PSKC yang luar biasa, hari ini tidak ada. Maka kami berniat membentuk PSKC yang baru, dengan target minimal bisa berlaga di Liga 4,” ujarnya, usai Pembukaan Liga Jabar Istimewa di Stadion Sangkuriang, Sabtu, 18 April 2026.

Menurut Barkah, Dalam Liga Jabar Istimewa yang dibuka Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia YUdisthira, Persiapan kegiatan yang menjadi langkah awal kebangkitan ini terbilang singkat, hanya sekitar dua minggu. Meski demikian, pelaksanaan kompetisi berlangsung padat selama dua pekan penuh karena melibatkan berbagai kelompok usia.

“Ini digelar selama dua minggu karena semua kategori usia ikut. Responnya luar biasa. Cimahi ini kecil, hanya tiga kecamatan, tapi punya sekitar 40 klub sepak bola,” katanya.

Antusiasme tersebut semakin terasa dengan hadirnya para legenda Persib Bandung yang turut memberikan dukungan langsung. Kehadiran mereka dinilai menjadi suntikan motivasi bagi kebangkitan sepak bola Cimahi.

“Alhamdulillah para legenda Persib turun gunung. Ini menjadi semangat baru untuk kebangkitan PSSI Cimahi, ” tambah Barkah.

Tak hanya itu, kata Barkah, Dukungan juga datang dari PSSI Jawa Barat yang memberikan kemudahan administratif sekaligus bantuan perlengkapan. Hal ini dinilai sangat membantu percepatan pembinaan sepak bola di Cimahi.

Selain itu, Pemerintah Kota Cimahi turut memberikan apresiasi. Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, hadir langsung dan menyatakan dukungannya terhadap upaya pembinaan sepak bola di daerah.

Ketua DPRD Kota Cimahi, Agung Yudaswata, juga menyampaikan harapannya agar kompetisi ini menjadi momentum kebangkitan olahraga sepak bola di Kota Cimahi.

“Pertandingan seperti ini sangat dinantikan masyarakat. Semoga PSSI Kota Cimahi semakin maju,” ujarnya.

 Sementara itu, Sekretaris Umum PSSI Jawa Barat, Muhammad Jaelani, mengungkapkan bahwa Cimahi menjadi salah satu daerah pembuka ajang Liga Jawa Barat Istimewa yang digelar serentak di 27 kabupaten/kota.

Kompetisi ini melibatkan sekitar 2.700 klub dan Sekolah Sepak Bola (SSB), dengan empat kategori usia, yakni U-10, U-12, U-14, dan U-19.

“Program ini bertujuan untuk pembinaan usia dini hingga remaja yang selama ini belum terakomodasi secara optimal,” jelasnya.

Jaelani juga menyoroti besarnya potensi pemain muda di Jawa Barat yang belum diimbangi dengan jumlah pelatih yang memadai. Untuk itu, PSSI Jawa Barat berencana menggelar pelatihan pelatih secara masif.

“Kami akan mengadakan kursus pelatih serentak di 27 kabupaten/kota dengan target lebih dari 2.500 peserta,” katanya.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat fondasi pembinaan sepak bola di daerah, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya talenta-talenta baru yang dapat bersaing di level nasional.

Baca Lainnya

Topik Populer

Radio Limawaktu Klik untuk memutar