Minggu, 12 November 2023 11:21

Baku Tembak dengan TNI Enam Anggota KKB Kabur ke Hutan di Papua Tengah

Penulis : Bubun Munawar
Satgas Pamrahwan Yonif 300/Braja Wijaya Pos Gome menemukan barang bukti yang disinyalir milik KKB, selanjutnya barang bukti diamankan di Pos Gome, Kabupaten Puncak Papua Tengah, Sabtu (11/11/2023).
Satgas Pamrahwan Yonif 300/Braja Wijaya Pos Gome menemukan barang bukti yang disinyalir milik KKB, selanjutnya barang bukti diamankan di Pos Gome, Kabupaten Puncak Papua Tengah, Sabtu (11/11/2023). [Pendam III/Siliwangi]

Limawaktu.id, Kabupaten Puncak Papua, - Satgas Pamrahwan Yonif 300/Braja Wijaya Pos Gome baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Gome Kabupaten Puncak Papua Tengah.

Dansatgas Yonif 300/Bjw Letkol Inf Afri Swandi Ritonga mengatakan kejadian baku tembak berawal adanya informasi dari masyarakat yang melaporkan ada sekelompok orang yang mencurigakan disalah satu honai (rumah khas Masyarakat pegunungan) di kawasan Tanah Merah Distrik Gome.

“Setelah mendapat informasi tersebut, Kami perintahkan Danpos Gome Lettu Inf Reza Pahlawan bersama tiga tim untuk melaksanakan pemeriksaan dan pengecekan di wilayah Tanah Merah,” ucap Afri Swandi, dalam keterangan tertulisnya, Sabu (11/11/2023) malam.  

Saat prajurit Satgas Yonif 300/Bjw mendekati honai yang dicurigai, terdengar teriakan "lari-lari", kemudian ada enam orang pria berlarian keluar dari honai dengan membawa satu pucuk senjata laras panjang sambil menembak ke arah personel Satgas.

“Dengan adanya tembakan dari kelompok KKB, personel Satgas berupaya membalas tembakan dan melakukan pengejaran namun KKB tersebut berhasil lari menuju hutan,” jelas Dansatgas.

Pada waktu dilakukan pemeriksaan di dalam honai tersebut didapat barang bukti berupa HT, teropong dan senter serta barang lainnya yang disinyalir milik KKB, selanjutnya barang bukti diamankan di Pos Dome.

“Dengan adanya kejadian tersebut Satgas Yonif 300/BJW akan berupaya terus untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat dan berharap kerjasamanya yang telah terjalin dengan segera melaporkan setiap ada yang mencurigakan,” pungkas Dansatgas.

Baca Lainnya