Rabu, 13 Januari 2021 15:44

Bakal Disuntik Vaksin Sinovac Besok, Durasinya Bisa Sampai 30 Menit

Reporter : Fery Bangkit 
simulasi pelaksanaan pemberian vaksin covid-19 di kota cimahi
simulasi pelaksanaan pemberian vaksin covid-19 di kota cimahi [limawaktu]

Limawaktu.id - Ketua DPRD Kota Cimahi, Achmad Zulkarnain meyakini vaksin COVID-19 produksi Sinovac aman untuk digunakan, sehingga dirinya bersedia untuk divaksin.

Sebab menurutnya, keamanan vaksin tersebut sudah diuji Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan sudah dipastikan kehalalannya oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Saya bersedia disuntik vaksin. Saya pikir tidak ada keraguan buat saya pribadi," kata Achmad saat dihubungi, Rabu (13/1/2021).

Rencananya, Azul, sapaan Achmad Zulkarnain bakal disuntik vaksin pada Kamis (14/1/2020) di Puskesmas Cimahi Tengah. Selain dirinya, ada juga Plt Wali Kota Cimahi, Ngatiyana dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kota Cimahi yang secara simbolis akan menerima vaksin COVID-19.

Dikatakan Azul, tidak ada persiapan khusus untuk pelaksanaan vaksin besok. Ia hanya akan lebih banyak istirahat agar kondisinya tetap bugar saat divaksin nanti. "Ya, banyak istirahat saja. Biar keadaannya lebih baik aja," ucapnya.

Menurutnya, vaksin ini merupakan program yang harus didukung oleh semua pihak. Tujuannya, agar penularan COVID-19 ini segera bisa dihentikan. Termasuk di Kota Cimahi yang menurutnya kian mengkhawatirkan.

Per hari ini, tercatat sudah ada 2.427 orang warga Kota Cimahi yang terkonfirmasi positif COVID-19. Kasus aktifnya pun cukup banyak, yakni menyisakan 695 orang. Meninggal 61 orang dan sembuh 1.671 orang.

"Saya pikir ini program pemerintah yang harus didukung oleh semua pihak. Ini kan program buat penanganan penularan Covid-19 di Indonesia," pungkasnya.

Sebelumnya, Pemkot Cimahi sudah menerima kiriman vaksin COVID-19 produksi Sinovac sebanyak 3.880 dosis. Persiapan pun sudah dilakukan secara matang, termasuk simulasi pemberian vaksin yang dilaksanakan pada Rabu (13/1/2020) di Puskesmas Cimahi Tengah.

Dalam simulasi tersebut, tergambarkan bahwa penerima vaksin akan melalui empat meja yang sudah disiapkan. Dari mulai registrasi ulang, proses screening, pemberian vaksin hingga mendapatkan kartu vaksin COVID-19.

Kemudian durasi, dari simulasi ini diperkirakan proses penyuntikan vaksin dari mulai pendaftaran ulang hingga pengeluaran kartu vaksin COVID-19 mencapai sekitar 30 menit untuk satu orang.

"Kita sudah ready sebetulnya. Kita sudah siapkan 122 vaksinator dan 21 fasilitas kesehatan," ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Chanifah Listyarini.

Setelah launching penyuntikan vaksin terhadap 10 orang pertama, seperti Plt Wali Kota Cimahi dan Ketua DPRD Kota Cimahi, maka selanjutnya penyuntikan vaksin secara massal akan dilakukan terhadap tenaga kesehatan yang sudah terdaftar.

"Tenaga kesehatan yang sudah dapat SMS kan harus registrasi. Nanti kalau sudah masuk, pilih mau divaksin dimana. Nanti keluar jadwalnya," jelasnya.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer