Sabtu, 15 Desember 2018 14:28

Asa Terpendam, Pemkot Cimahi Masih Ingin Tambah Wilayah

Reporter : Fery Bangkit 
ilustrasi
ilustrasi [Net]

Limawaktu.id - Wacana Pemerintah Kota Cimahi untuk menambah luas wilayahnya hingga kini urung terealisasi. Padahal, wacana itu sudah mengemuka sejak beberapa tahun lalu.

Kini, Pemerintah Kota Cimahi melalui Asisten Administrasi Umum Kota Cimahi, Tata Wikanta saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (15/12/2018) mengaku, memiliki keinginan untuk menambah luas wilayah.

Baca Juga : Penjelasan Bagian Lelang Soal Isu Pengkondisian Proyek oleh Wali Kota Cimahi

Seperti diketahui, luas wilayah Cimahi saat ini hanya sekitar 40,2 km2, yang terdiri dari tiga kecamatan, dengan tiga kecamatan.

"Pak Wali sudah mewacanakan untuk (penambahan wilayah). Ini kan proses panjang kelihatannya," kata Tata.

Baca Juga : Yang Dilakukan Ajay-Ngatiyana untuk Percantik Kota dan Pemenuhan Layanan Air Bersih bagi Warga

Menurut Tata, secara non formal, Wali Kota Cimahi Ajay Muhamad Priatna sudah ada penjajakan perihal penambahan luas wilayah dengan beberapa kepala daerah. Seperti Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.

Namun, kata dia, untuk merealisasikannya tentu membutuhkan waktu panjang. Sebab harus melalui pemerintah pusat dan tentunya harus merubah Undang-undang. Saat ini, terbentuknya Kota Cimahi masih berpegang pada Undang-undang Nomor 9 Tahun 2001 Pembentukan Kota Cimahi.

Baca Juga : Penempatan Posisi Staf di Lingkungan Pemkot Cimahi Melenceng dari Permenpan RB Terbaru

"Secara formal belum, kita juga masih wacana. Tapi dari arahan Wali Kota memang kita tangkap ada keinginan untuk memperluas wilayah," katanya.

Jika memungkinkan, lanjut Tata, ada beberapa wilayah yang mungkin saja dimiliki Kota Cimahi, yakni Parongpong, Kabupaten Bandung Barat dan Margaasih, Kabupaten Bandung.

"Minimal kan kita jadi lima kecamatan. Di Barat sekitar Parongpong, di Selatan misal Margaasih. Udah cukup segitu aja," ujarnya.

Baca Lainnya