Selasa, 10 Oktober 2017 18:33

Angkot Mogok Beroperasi, Siswa di Cimahi Harus Jalan 2 KM

News Demo Angkot Cimahi
Angkot Jurusan Cimahi-Margaasih mulai beroperasi, setelah seharian Mogok Beroperasi
Angkot Jurusan Cimahi-Margaasih mulai beroperasi, setelah seharian Mogok Beroperasi [Limawaktu]

Limawaktu.id - Via Nitami (16), siswa SMK Pasundan Cimahi terpaksa harus berjalan sekitar 2 km dari sekolah menuju rumahnya, di Cibaligo, Cimahi Selatan, Kota Cimahi. 

Hal tersebut dikarenakan adanya aksi mogok angkutan konvensional atau angkot di Bandung Raya. Rencananya, aksi akan berlangsung pada 10 hingga 13 Oktober 2017. Mereka menuntut pembekuan angkutan online. 

"Kalau berangkat sekolah mah masih ada angkot. Tapi pulangnya gak ada. Tadi jalan dari sekolah," katanya, saat ditemui di kawasan Cimindi, Selasa (10/10/2017). 

Biasanya, Via yang saat itu bersama dua rekannya menggunakan angkot jurusan Cimahi-Leuwi Panjang atau Cimahi-St. Hall, untuk menuju sekolahnya di Jalan Terusan, Cimahi. 

Dikatakannya, ia sudah tahu tentang rencana mogok beroperasi angkot di Bandung Raya. 

"Kirain cuma bercanda (mogok), taunya beneran. Kalau besok masih gak ada angkot, paling minta dijemput," ucap Via. 

Berdasarkan pantauan di Kota Cimahi hingga pukul 16.00 WIB, ada sejumlah angkot yang mulai beroperasi. Di antaranya angkot jurusan Cimindi-Marga Asih via Cibaligo, Cimindi-Cipatik dan Cimindi-Pasar Antri. 

"Tadi pagi diinstruksikan berhenti beroperasi. Tapi karena perlu duit, iya narik lagi. Tadi saya lihat situasi di lapangan dulu, sudah ada yang keluar, ya ikutan aja. Tadi keluarnya jam 16.00WIB," kata Agus (25), salah satu sopir angkot jurusan Cimindi-Marga Asih. 

Menurutnya, aksi mogok beroperasi angkot ini sebetulnya sangat merugikan para sopir dan pengguna setia angkot. 

"Gak setuju mogok. Ngapain juga. Kalau tiga hari gak narik, gak ada setoran, terus keluarga di rumah makan apa," ujarnya. (kit).