Sabtu, 23 Desember 2017 17:05

Aman Palestin-Indonesia Serukan Bantuan 1 Milyar Untuk Al-Aqsa

Reporter : Jumadi Kusuma
Direktur Aman Palestin-Indonesia Ust. Miftahuddin Kamil, MA dan Dr. Syeikh Murweh Mousa Naser Nassar Ketua Divisi Lajnah Baitul Maqdis melakukan jumpa pers.
Direktur Aman Palestin-Indonesia Ust. Miftahuddin Kamil, MA dan Dr. Syeikh Murweh Mousa Naser Nassar Ketua Divisi Lajnah Baitul Maqdis melakukan jumpa pers. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Ketertindasan rakyat Palestina yang dijajah rezim zionis Israel menumbuhkan simpati dunia internasional. Terbukti dengan ditolaknya klaim sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sidang Umum Perserikatan Bangsa Bangsa. Umat Islam yang memiliki hubungan historis, spiritual bahkan ideologis menjadikan penolakan terhadap klaim tersebut sebagai momentum pembelaan terhadap Baitul Maqdis Yerusalem.

Aman Palestin-Indonesia yang berkantor di Bandung sebagai salah satu organisasi non pemerintah (NGO) yang peduli terhadap Palestina menyerukan penggalangan donasi 1 Milyar Untuk Al-Aqsa.

Kampanye penggalangan donasi tersebut disampaikan oleh Direktur Aman Palestin-Indonesia Ust. Miftahuddin Kamil, MA dalam konferensi pers di RM Ampera Jl. PHH Musthafa No. 27 Bandung, yang juga dihadiri oleh ulama kelahiran Palestina Dr. Syeikh Murweh Mousa Naser Nassar Ketua Divisi Lajnah Baitul Maqdis.

Dalam pemaparannya Syeikh Murweh yang diterjemahkan oleh Miftahuddin, menjelaskan tentang sejarah Palestina, asal-usul bangsa Yahudi dan penjajahan yang dilakukan oleh rezim zionis Israel. Selain itu Syaikh mengapresiasi dukungan dan bantuan umat Islam dan pemerintah Indonesia. Selama seminggu (22-27/12/17) Syeikh akan melakukan safari kunjungan kesejumlah masjid besar dan ulama serta pebisnis di Kota Bandung.

Sementara itu Miftahuddin memaparkan rencana bantuan, program dan pembangunan infrastruktur di Palestina dan meminta dukungan seluruh warga Indonesia khususnya Kota Bandung untuk mensukseskan program 1 Milyar Untuk Al-Aqsa, "Setiap usaha kita untuk membebaskan Al-Quds dari penjajahan Israel, insya Allah akan dicatat oleh Allah SWT sebagai amal shaleh," pungkasnya. (jk)