Senin, 14 Januari 2019 13:24

Aliran Duit Proyek Meikarta Dicicipi Wakil Rakyat Kabupaten Bekasi ?

Reporter : Fery Bangkit 
Persidangan dengan terdakwa terdakwa Billy Sindoro Cs di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan RE Martadinata, Senin (14/1/2019).
Persidangan dengan terdakwa terdakwa Billy Sindoro Cs di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan RE Martadinata, Senin (14/1/2019). [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id - Bupati Bekasi Non Aktif, Neneng Hasanah Yasin membeberkan aliran duit suap mega proyek Meikarta dalam persidangan dengan terdakwa terdakwa Billy Sindoro Cs di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan RE Martadinata, Senin (14/1/2019).

Dalam kesaksikannya, Neneng mengungkapkan bahwa uang suap proyek Meikarta yang hanya mengalir ke Anggota DPRD Bekas, bahkan mereka sempat pelesiran ke Thailand. Bukan hanya ke dirinya dan jajaran di Pemkab Bekasi.

Baca Juga : Eksepsi Bos Meikarta Ditolak, ini Alasan JPU KPK

Jaksa KPK I Wayan Ryana pun menanyakan apakah soal kepengurusan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) apakah harus ada persetujuan dari DPRD Bekasi. Neneng tidak membantahnya.

"Iya betul. Bahkan saya sempat dengar mereka (dewan) dikasih uang," katanya.

Baca Juga : Eksepsi Ditolak, Kasus Dugaan Suap Bos Meikarta Jalan Terus

Neneng mendengar ada aliran dana ke anggota dewan dari Kabid Tata Ruang PUPR Neneng Rahmi. Bahkan, mereka pun sempat pergi ke Thailand. "Waktu itu saya dengar anggota dewan ke Thailand. Saya tanya ke Neneng (Rahmi) apakah memfasilitasi dewan. Dia bilang iya karena mereka (dewan) yang minta," katanya. 

Neneng lalu ditanya, apakah uang yang diberikan Neneng Rahmi itu berasal dari proyek Meikarta, namun Neneng tak mengetahui soal hal tersebut. Begitupun jumlah anggota DPRD dan jumlah uang yang diberikan.

Baca Lainnya