Senin, 15 Juli 2019 17:49

Alhamdulillah, CJH Asal Cimahi Mulai Bergerak ke Tanah Suci

Reporter : Fery Bangkit 
Pelepasan CJH oleh Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna di Pusdik Armed, Jalan Raya Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Senin (15/7/2019).
Pelepasan CJH oleh Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna di Pusdik Armed, Jalan Raya Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Senin (15/7/2019). [ferybangkit]

Limawaktu.id - Sebanyak 410 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kota Cimahi akhirnya mulai bergerak menuju tanah suci mekkah pada Senin (15/7/2019). Mereka terlebih dahulu diberangkatkan ke Embarkasi Haji, Bekasi sebelum terbang ke tanah suci.

Para CJH yang berangkat pada kloter 33 itu dilepas oleh Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna di Pusdik Armed, Jalan Raya Baros, Kecamatan Cimahi  Tengah, Kota Cimahi. Ajay berpesan agar para jemaah haji memanfaatkan kesempatan itu dengan baik.

Baca Juga : Seribu Lebih CJH Asal KBB Berangkat Haji Tahun ini, Dua di Antaranya Berusia 91 Tahun

"Karenanya kesempatan menjalankan ibadah yang sangat terbatas harus dimanfaatkan dengan baik," imbuh Ajay. 

Dikatakannya, menunaikan ibadah haji adalah sesuatu dirindukan umat Islam karena mendapat keistimewaan dari Allah SWT. Ajay meminta para CJH tetap menjaga fisik dan mental dengan baik. Sebab, kata dia, kondisi suhu di Arab Saudi diinformasikan mencapai 50 derajat celcius.

Baca Juga : Tuturan Calon Jemaah Haji Tertua Asal KBB

"Semoga disana bisa menjaga kesehatan karena cuaca disana sedang panas sekali sampai 50 derajat," ujarnya.

Bagi CJH yang menggunakan kursi roda, lanjut Ajay, itu akan didampingi petugas haji yang sudah disiapkan. Selain itu, mereka juga akan dikawal Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).

Baca Juga : Cuaca Terik di Tanah Suci, ini Imbauan Kemenag Cimahi

"Mudah-mudahan datang ke sana bisa sembuh dan ibadahnya lancar, kembali ke Cimahi dengan selamat," jelasnya.

Kepala Kantor Kemenag Kota Cimahi Munawir Sulaeman menjelaskan, jemaah calon haji asal kota Cimahi yang tergabung dalam kloter 33 sebanyak 410 orang. "Ada 7 jemaah yang menggunakan kursi roda dan 2 orang menggunakan tongkat. Mereka didampingi oleh 10 petugas haji, diantaranya 2 orang dokter dan 2 orang perawat. Semoga semua lancar dan pulang menjadi haji mabrur,” ujarnya.

Baca Lainnya