Limawaktu.id, Kota Cimahi - Wakil Ketua DPRD Kota Cimahi, Agung Yudaswara, menegaskan bahwa pembangunan Kota Cimahi tidak dapat dilakukan hanya oleh satu pihak. Menurutnya, seluruh elemen bangsa harus bersinergi, mulai dari pemerintah, legislatif, yudikatif, aparat penegak hukum (APH), hingga masyarakat.
“Pembangunan kota harus melibatkan semua unsur. Pemerintah, legislatif, yudikatif, aparat penegak hukum, dan masyarakat harus berjalan bersama. Kita tidak bisa membangun kota hanya dengan segmen tertentu. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Agung, Kamis, 18 Juni 2026, menyikapi Kegiatan Sarasehan Refleksi 25 Tahun Kota Cimahi, yang digagas Komponen Masyarakat Pendukung Cimahi Otonom (KMPCO), Rabu kemarin.
Ia menilai, di tengah keterbatasan wilayah dan minimnya sumber daya alam yang dimiliki Kota Cimahi, kekuatan utama yang harus terus dikembangkan adalah sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, SDM yang unggul akan menjadi modal utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan perkotaan.
“Cimahi memiliki keterbatasan wilayah dan tidak memiliki banyak sumber daya alam. Yang kita miliki adalah sumber daya manusia. Saya pikir ke depan, hal yang paling penting adalah bagaimana meningkatkan kualitas SDM,” katanya.
Agung meyakini berbagai persoalan yang dihadapi kota, seperti pengelolaan sampah hingga penanganan banjir, dapat diatasi apabila masyarakat memiliki kesadaran dan kualitas SDM yang baik.
“Apapun masalahnya, jika sumber daya manusianya unggul, insya Allah persoalan bisa diselesaikan dari akar masalahnya. Mau sampah, mau banjir, semuanya berawal dari perilaku dan kesadaran masyarakat,” ungkapnya.
Untuk itu, ia mendorong seluruh pemangku kepentingan agar terus memberikan pendidikan dan edukasi kepada masyarakat, terutama terkait hal-hal sederhana yang dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan dan kehidupan kota.
“Kita dari unsur pemerintah, legislatif, dan seluruh elemen masyarakat harus terus memberikan pendidikan serta edukasi. Hal-hal kecil jika dilakukan bersama oleh seluruh masyarakat Cimahi akan memberikan dampak yang sangat besar,” tuturnya.
Sebagai putra daerah yang lahir dan besar di Kota Cimahi, Agung juga berpesan kepada generasi muda agar aktif mengambil peran dalam pembangunan daerah serta tidak melupakan sejarah perjuangan para pendahulu.
“Untuk generasi muda yang kelak akan menjadi bagian dari pembangunan Kota Cimahi, saya berpesan: jas merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah. Hargai dan hormati perjuangan para senior serta orang tua kita yang telah membangun Kota Cimahi hingga seperti sekarang,” pungkasnya.