Kamis, 26 Juli 2018 18:59

Adopsi Taman di Bandung, Pemkot Cimahi Siap Kuras Rp 1 Miliar dari APBD

Reporter : Fery Bangkit 
aman yang berdiri di atas lahan milik Kodim 0609/Kabupaten Bandung (TNI AD), memerlukan revitalisasi menyeluruh lantaran kondisinya yang sudah tidak terurus dan cenderung kumuh.
aman yang berdiri di atas lahan milik Kodim 0609/Kabupaten Bandung (TNI AD), memerlukan revitalisasi menyeluruh lantaran kondisinya yang sudah tidak terurus dan cenderung kumuh. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Pemerintah Kota Cimahi akan mengadopsi taman di Kota Bandung untuk diterapkan di 'Taman Segi Tiga Sriwijaya'.

Konsep taman tersebut akan dibuat seperti penyediaan fasilitas swafoto, olahraga, rekreasi, dan edukasi. Namun desain taman tersebut akan mempertahankan identitas Kota Cimahi sebagai basis militer.

"Karena Kota Cimahi ini kota militer, maka konsep revitalisasi taman akan menonjolkan nuansa militer juga. Tapi tetap bisa dinikmati masyarakat dan cocok sebagai sarana rekreasi," kata M Nur Kuswandanan, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman saat di temui di Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah, Kamis (26/7/2018).

Untuk memperbaharui taman yang berdekatan dengan Pasar Antri dan Cimahi Mall, pihaknya akan menggelontorkan dana hingga Rp 1 miliar. Taman yang berdiri di atas lahan milik Kodim 0609/Kabupaten Bandung (TNI AD), memerlukan revitalisasi menyeluruh lantaran kondisinya yang sudah tidak terurus dan cenderung kumuh.

Dikatakan Nur, pihaknya saat ini masih menunggu penyelesaian administrasi hibah lahan Taman Segitiga Sriwijaya dari Kodim 0609/Kabupaten Bandung sebagai pemiliknya.

"Dari pemerintah sendiri sudah beberapa kali mengajukan permohonan pengelolaan dan sudah ditindaklanjuti. Secara prinsip, TNI sendiri sudah setuju, tinggal menunggu kepastian secara tertulisnya untuk eksekusi," ujarnya.

Mengenai rencana revitalisasi, setelah melakukan pertemuan dengan TNI, dalam hal ini Kodim 0609/Kabupaten Bandung, pihaknya sudah membentuk tim pelaksana revitalisasi.

"Tim pelaksana revitalisasi itu multidisiplin, gabungan dari beberapa SKPD di Pemkot Cimahi, seperti Dishub, DPKP, ada juga Kementerian PUPR, dan pasti dari TNI. Mereka bertanggung jawab mengenai konsep dan pelaksanaan revitalisasi nantinya," terangnya.

Nur juga menginginkan akan pihak TNI memberikan izin kepada pihaknya untuk mengelola dan memanfaatkan lahan di depan kantor maupun markas TNI untuk dijadikan taman jalan.

"Lahan di depan markas TNI juga sebetulnya bisa dimanfaatkan. Kita sudah komunikasi juga, mudah-mudahan bisa sekaligus kita kelola," bebernya.

Sebelum proses revitalisasi taman tersebut berjalan, Nur menyebutkan jika taman tersebut akan tetap dipelihara oleh pihaknya, termasuk dengan taman-taman lain yang ada di Cimahi, diantaranya taman Urip, Taman Kartini, dan Taman Adiraga.

"Untuk sekarang kita akan terus pelihara, agar tetap terlihat bersih dan tidak digunakan untuk hal-hal negatif. Petugasnya sendiri ada 50 orang," tegasnya.

Baca Lainnya