Rabu, 15 Mei 2019 13:31

Ada Keributan Jelang Buka Puasa Kemarin, Korbannya Oknum LSM

Reporter : Fery Bangkit 
ilustrasi.
ilustrasi. [net]

Limawaktu.id - Peristiwa perkelahian terjadi di Lapangan Cibaligo, Kampung Cibaligo RT 01/10 Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Selasa (14/5/2019) jelang berbuka puasa.

Akibat perkelahian itu, seorang pria bernama Rendra, warga Kampung Rawa, Tanimulya, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dikabarkan mengalami luka tusuk di bagian kaki dan punggung dan dirawat di RSUD Cibabat.

Baca Juga : Tampil Cantik, Para Bhayangkari Polres Cimahi Bagikan Takjil Gratis di Alun-alun Cimahi

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Cimahi Kompol Indarto membenarkan adanya peristiwa perkelahian di wilayah hukumnya itu. Ia menungkapkan, saat kejadian korban datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) menggunakan sepeda motor dalam pengaruh minuman keras (miras).

"Si korban datang menggunakan sepeda motor sudah dalam keadaan mabok sambil mengeluarkan kata-kata tidak pantas," kata Indarto saat ditemui di Pendopo DPRD Kota Cimahi, Jalan Djulaeha Karmita, Rabu (15/5/2019).

Baca Juga : Gepeng Pasti Bermunculan Saat Puasa dan Lebaran, Dinsos Cimahi Bilang Begini

Saat di lokasi itu, ada sekelompok orang yang tengah berkumpul dan merasa terprovokasi atas kata-kata kasar yang diucapkan korban. Kemudian, terjadilah adu mulut hingga perkelahian.

"Mungkin terpancing, terganggu, terjadi cek-cok, keributan," ucapnya.

Baca Juga : Beban Listrik di Cimahi dan Bandung Barat Meningkat Saat Buka Puasa dan Sahur

Setelah dilakukan pemeriksaan, korban mengaku merupakan anggota salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gibas. Hal itu dikuatkan dengan adanya pelaporan oleh pihak Gibas Kabupaten Bandung Barat (KBB).

"Ternyata memang benar karena sampai laporan polisi itu dibuat, dan yang membuatnya adalah sodara Bram dari Ketua Gibas KBB," bebernya.

Berdasarkan laporan itu, ungkap Indarto, korban mengalami luka tusukan punggung, lecet di pelipis kanan dan ada bekas sayatan di betis belakang kaki kiri. "Jari kaki juga lecet," ucapnya.

Dikatakan Indarto, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas insiden kasus itu. Termasuk memburu pelaku yang membuat korban mengalami luka-luka. "Masih dicari, karena kan tidak tahu karena saat itu ramai. Di situ ada kegiatan masyarakat, ngabuburit," ungkapnya.

Atas insiden itu, pihaknya mengimbau semua lapisan masyarakat agar tetap menjada kondusifitas dan jangan mudah terpancing dengan aksi yang negatif. Terutama di bulan Ramadhan seperti sekarang ini. 

Baca Lainnya

agus usman
agus usman

gibas lsm preman, bukannya dia hukum anggotanya yg mabok dan bikin onar eh dibela pula. harusnya polisi tangkap juga rendra dg 3 kesalahan, berkendara sambil mabuk, tak punya sim dan buat onar

16 Mei 2019 15:51 Balas

Topik Populer

Berita Populer