Jumat, 26 Februari 2021 13:02

577 Pekerja di Cimahi Terkena Pemutusan Hubungan Kerja

Reporter : Bubun Munawar
Mantan Buruh PT. Matahari Sentosa Jaya menuntut uang pesangon usai di PHK beberapa waktu lalu.
Mantan Buruh PT. Matahari Sentosa Jaya menuntut uang pesangon usai di PHK beberapa waktu lalu. [limawaktu.id]

Limawaktu.id,- Sedikitnya ada 577 orang pekerja di sejumlah perusahaan yang ada di Kota Cimahi mengalamai pemutusan hubungan kerja (PHK) selama Pandemic Covid-19.

Kepala Bidang Perselisihan Hubungan Industrial (PHI)  Dinas Tenaga Kerja Kota Cimahi Juperianto Marbun mengungkapkan , data yang ada  di Disnaker, menunjukkan adanya  perkembangan yang  baik dari data sebelumnya, yaitu yang dirumahkan sebelumnya 4531 orang,  saat ini berkurang menjadi 1389 artinya ada 2694 yang sudah mulai dipekerjakan kembali oleh perusahaan.

 “Kita bersyukur ada perkembangan yang baik, pekerja yang dirumahkan mulai dipekerjakan Kembali,” katanya, Jum’at (26/2/2021).

 Namun kata Juper, yang terkena PHK mengalami kenaikan yang sebelumnya 448 orang  menjadi 577 orang,  artinya ada tambahan 129 yang di PHK.

 “Kami menghimbau agar perusahaan tidak segera melakukan PHK terhadap pekerjanya, namun melakukan inovasi agar pekerjanya tetap produktif bagi perusahaan, “ jelasnya.

 Sebelumnya, Kepala Disnaker Kota Cimahi Yanuar Taufik mengungkapkan, dirinya tak menampik adanya pandemi Covid-19 ini sangat berdampak terhadap dunia kerja di Kota Cimahi. Dimana sektor industri di Kota Cimahi yang didominasi garmen dan tekstil mengalami penurunan aktivitas produksi. Kondisi tersebut tentunya berpengaruh terhadap para pekerja, sebab pihak perusahaan terpaksa ada yang merumahkan karyawannya, hingga ada yang melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

 "Di Cimahi itu kan banyaknya industri garmen sama tekstil. Mudah-mudahan pandemi ini segera berakhir, dan harapannya mereka yang dirumahkan kembali bekerja," ujar Yanuar.

 Pihaknya bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan berbagai Balai Latihan Kerja (BLK) serta lembaga terkait lainnya saat ini hanya bisa memberikan pelatihan di berbagai bidang. Tujuannya, untuk meningkatkan kompetensi pekerja asal Kota Cimahi. Sehingga nantinya kemampuannya akan mengalami peningkatan. Harapannya, dengan kompetensi yang dimiliki, nantinya akan lebih mudah diterima bekerja.

 

Baca Lainnya