Sebanyak 5.464 warga Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan,  menerima bantuan Cadangan Beras Pangan (CBP) dari pemerintah. Penyaluran bantuan tersebut di halaman Kantor Kelurahan Utama.
Sebanyak 5.464 warga Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, menerima bantuan Cadangan Beras Pangan (CBP) dari pemerintah. Penyaluran bantuan tersebut di halaman Kantor Kelurahan Utama. [Ilustrasi]
News

5.464 Warga Kelurahan Utama Terima Bantuan Pangan

Limawaktu.id, Kota Cimahi - Sebanyak 5.464 warga Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan,  menerima bantuan Cadangan Beras Pangan (CBP) dari pemerintah. Penyaluran bantuan tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 Juni 2026, di halaman Kantor Kelurahan Utama.

Lurah Utama, Sri Astuti, mengatakan Bantuan Pangan kali ini akan diberikan kepada masyarakat yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

"Setiap penerima akan mendapatkan beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter. Bantuan ini merupakan alokasi untuk bulan Februari dan Maret 2026 yang akan disalurkan secara serentak," ujar Sri Astuti.

Untuk menghindari kerumunan dan antrean panjang, proses distribusi akan dibagi ke dalam tiga sesi. Sesi pertama akan dilaksanakan pada Rabu, 17 Juni 2026, sesi kedua Kamis, 18 Juni 2026, dan sesi terakhir Jumat, 19 Juni 2026.

Sri Astuti menjelaskan, petugas kelurahan bersama pihak terkait akan turun langsung membantu proses pencatatan dan verifikasi data penerima guna memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran.

"Kami akan melakukan pendampingan selama proses penyaluran agar berjalan tertib, lancar, dan sesuai data penerima yang telah ditetapkan," katanya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga.

"Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik sesuai kebutuhan rumah tangga sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tambahnya.

Selain menyampaikan informasi terkait bantuan pangan, Sri Astuti juga akan mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan membiasakan pemilahan sampah rumah tangga.

Menurutnya, setiap rumah diharapkan menggunakan dua kantong sampah berbeda untuk memisahkan sampah organik dan anorganik. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi volume sampah yang tercampur serta mencegah penyumbatan saluran air.

"Jangan membuang sampah sembarangan karena dapat menyumbat drainase dan memicu banjir saat hujan deras. Kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga," tegasnya.

Sementara itu, masyarakat penerima manfaat diperkirakan akan menyambut positif program bantuan tersebut karena dinilai dapat membantu memenuhi kebutuhan dapur keluarga di tengah dinamika harga bahan pokok.

Pemerintah berharap penyaluran Cadangan Beras Pangan dapat mendukung ketahanan pangan masyarakat sekaligus menjadi salah satu upaya menjaga daya beli warga yang membutuhkan.

 

Baca Lainnya

Radio Limawaktu Klik untuk memutar