Rabu, 25 Juli 2018 13:44

36 Warga di Kabupaten Bandung Barat Keracunan Tutut

Reporter : Fery Bangkit 
Korban Keracunan Tutut di Puskesmas Kecamatan Rongga
Korban Keracunan Tutut di Puskesmas Kecamatan Rongga [Istimewa]

Limawaktu.id, - Tutut yang dijual pedagang keliling menggunakan membawa petaka. Pasalnya, gara-gara tutut itu, sebanyak 36 warga Kecamatan Rongga, Kabupaten bandung Barat (KBB) mengalami mencret, mual, muntah dan pusing.

Berdasarkan data yang dihimpun, warga yang diduga keracunan setelah mengonsumsi tutut tersebut terjadi Senin (23/7/2018). Mereka yang mengalami keracunan merupakan warga beberapa desa di Kecamatan Rongga, di antaranya warga Desa Bojong dan Desa Sukaresmi.

Kapolsek Gunung Halu AKP Ikhwan Heriyanto membenarkan insiden tersebut. Mereka diduga keracunan setelah mengonsumsi tutut yang dijual pedagang keliling yang menggunakan sepeda motor.

"Total warga yang keracunan 36 orang," katanya saat dihubungi via sambungan telepon, Rabu (25/7/2018).

Warga yang diduga mengalami keracunan langsung dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas. Mereka yang dibawa ke Puskesmas Gununghalu sebanyak 23 orang, empat orang ke rumah sakit Cililin, dan sembilan orang dirawat di Aula Desa Sukaresmi.

"Hingga pagi ini yang masih dirawat di Rumah Sakit Cililin sebanyak tiga orang," ujarnya.

Saat inj pihaknya masih melakukan penyelidikan dan mencari pedagang tutut keliling yang belum diketahui identitasnya tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun, warga yang mengalami keracunan setelah membeli tutut seharga Rp 2.000 per kantongnya dari pedagang keliling yang menggunakan sepeda motor, Minggu (22/7/2018).

Dari keterangan salah seorang korban, dirinya membeli dan mengkonsumi tutut masak yang di jual oleh seorang lelaki (belum diketahui identitas nya) dengan cara berkeliling menggunakan motor, kemudian korban pada malam harinya mengalami pusing, mencret, mual dan muntah setelah mengkonsumsi makanan tutut masak tersebut.

Menurut keterangan pihak Puskesmas Gununghalu para korban datang berobat ke Puskesmas Kecamatan Gununghalu pada hari ini Senin tanggal 23 Juli 2018 sekitar mulai pukul 10.00 WIB dan langsung ditangani oleh pihak puskesmas Kecamatan Gununghalu.

Baca Lainnya