Limawaktu.id - Sungguh aneh kondisi di Kampung Sekecengek, Desa Cangkorah, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Selama 12 tahun Bandung Barat jadi kabupaten, wilayah tersebut terisolir tidak memiliki akses jalan umum menuju jalan raya.
Selama ini, jalan yang bisa dilalui oleh 300 Kepala Keluarga (KK), dengan 600 jiwa di dusun 02 RW 08 satu-satunya melalui jalan yang berada di kawasan milik instansi pemerintah.
Akibatnya, masyarakat yang hendak menuju jalan raya menjadi terkendala. Mereka pun mengeluhkan kondisi tersebut dan berharap pemerintah bisa mencarikan solusi agar warga diberikan akses jalan umum.
"Untuk wilayah kadus 02 RW 08 (Kampung Sekecengek) betul terisolir. Warganya bisa dikatakan terbatas masuk kekampungnya sendiri dikarenakan ada portal," ujarnya Kepala Urusan (Kaur) Umum, Desa Cangkorah, Mulyono, Senin (1/7/2019).
Dikatakannya, pihaknya sudah berupaya melakukan pembuatan jembatan yang menghubungkan dusun 01 dan 02 di jalur lain agar warga Kampung Sekecengek bisa melintas menuju jalan umum. Namun, sejauh ini belum mendapat respon dari pihak terkait.
Sementara itu, salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku selama ini masyarakat menggunakan salah satu jalur yang masih berada di kawasan milik instansi. Namun, rutenya relatif memakan waktu dengan kondisi jalan yang rusak.
Sementara itu, jalur lainnya bisa dilewati pada waktu-waktu tertentu. Ia berharap agar ada solusi menyangkut jalan tersebut sebab pihaknya ingin lebih nyaman saat melintas jalan.
"Kalau dulu bisa sih lewat jalur itu tapi sekarang mah dibatasi, gak tahu kenapa. Kasihan kalau warga yang pulang malam kesini. Harus muter dan gak ada lampu," katanya.