Senin, 25 September 2017 16:31

Waspada …!!! Pelaku Perampokan dan Pembunuhan di Cililin Masih Berkeliaran

Reporter : Fery Bangkit 
AKBP Rusdy Pramana Suryanagara, Kapolres Cimahi
AKBP Rusdy Pramana Suryanagara, Kapolres Cimahi [limawaktu dok]

Limawaktu.id, - Pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap Yuyun (30) asisten rumah di Jalan Raya Ciririp Kampung Situ Hiang RT01/17 Desa Mukapayung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat masih berkeliaran.

Polres Cimahi sudah memeriksa 13 saksi, untuk mengungkap perampokan yang terjadi pada Selasa 19 September 2017 dini hari di rumah milik Enur Syamsiah Fitri (47).

Kapolres Cimahi, AKBP Rusdy Pramana Suryanagara mengatakan, ke-13 saksi terdiri dari warga yang berada di sekitaran lokasi kejadian dan saksi ahli. Namun ia tidak merinci secara eksplisit siapa saja dan ahli apa yang ia jadikan saksi.

Dikatakan Rusdy, untuk mengungkap kasus ini Polres Cimahi tidak mengalami kendala berarti karena dibantu Direktorat Kriminal Umum Polda Jawa Barat.

"Kendala berarti sampai saat ini belum ada, hanya masalah waktu saja, mudah-mudahan kita bisa segera mengungkap. Upaya penyelidikan kita medapat back up dari Polda, karena ini cukup menjadi atensi," Ujar Rusdy, saat ditemui di Jalan Leuwigajah, Kota Cimahi, Senin (25/9/2017).

Selain pemeriksaan saksi, terang Rusdy, dari hasil penyelidikan yang dilakukan anggotanya sudah mulai mengerucut. Namun, Rusdy tidak menjelaskan secara gamblang pengerucutan apa yang ia maksud.

"Sudah mulai ada titik terang, mudah-mudahan Insya Allah segera terungkap. Hasil otopsi juga sudah keluar, memang korban meninggal dunia diakibatkan karena kehabisan nafas atau kekurangan oksigen," katanya.

Sebelumnya, Rusdy melalui Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Niko N. Adiputra menyatakan akan membuat tim khusus untuk mengungkap kasus ini.

"Kami sudah membentuk tim khusus untuk segera melakukan pengejaran terhadap para pelaku kejadian ini. Kami juga melakukan pengumpulan alat bukti di TKP untuk selanjutnya bisa dikembangkan untuk pengejaran terhadap para tersangka," katanya. (kit)

Baca Lainnya