Rabu, 11 Oktober 2017 18:19

Wanita Paruh Baya Tewas Mengenaskan

Reporter : Yulie Kusnawati
Tim Inafis Polres Tasikmalaya Melakukan Identifikasi di Rumah Korban
Tim Inafis Polres Tasikmalaya Melakukan Identifikasi di Rumah Korban. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Siti Hotimah (65) warga Kampung Babakan girang Rt. 01 Rw 01 Desa Cukangkawung Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya, ditemukan tak bernyawa dengan cara tragis, Rabu (11/10) di kediamannya sendiri.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, wanita paruh baya tersebut ditemukan meninggal dunia di rumahnya.. Awal bermula diketahui oleh saksi yang merupakan tetangga korban. Pada saat itu, saksi mendengar suara handphone milik korban yang berbunyi di dalam rumah korban.

"Karena suara telephone terus menerus bunyi, saksi berniat memberitahu korban pada saat saksi mendatangi ke rumah korban, pintu depan rumah korban dalam keadaan tidak terkunci.  Saksi pun masuk ke rumah korban dan melihat korban dalam keadaan telungkup," kata Yusri saat memberikan keterangannya Rabu sore.

Lebih lanjut lagi Yusri menjelaskan, saat saksi masuk kedalam rumah korban, di lantai ruang tengah dengan posisi tangan diikat  dan kepala dililit dengan menggunakan kaos dan daster, menutup mulut, hidung dan mata yang mengakibatkan korban tidak bisa bernapas.

"Saksi pun memanggil warga lainnya, dan menghubungi pihak Polsek Sodonghilir," ujarnya.

Setelah di lakukan Identifikasi oleh tim Inafis Polres Tasikmalaya , kata Yusri, ditemukan juga luka robek pada  bagian kepala sehingga korban berlumuran darah, dengan diameter panjang 7 sentimeter dengan kedalaman satu sentimeter, dan terdapat tiga luka, masing masing 7 sentimeter dan 4 sentimeter. "Luka tersebut diduga dari kekerasan benda tumpul," terangnya.

Yusri pun mengatakan, petugas kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti berupa sendal, kerudung, kemben, kaos kuning,  daster batik, gunting, asbak dan pecahan kalsibor. "Setelah dilakukan identifikasi, korban pun langsung di bawa ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi. Dan petugas langsung membentuk Tim untuk melakukan penyelidikan," pungkasnya. (lie)*